Teguh di Balik Dinding Sederhana: Sepotong Harapan dari Taratak Padang Kampuang

Redaksi

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Hari kedua Ramadan membawa kami menelusuri jalan di Taratak Padang Kampuang, Payakumbuh Utara. Udara siang itu terasa hangat, namun sambutan hangat justru datang dari sebuah rumah mungil yang kami tuju. Di sanalah keluarga Bapak Zelmi tinggal, berdampingan dengan kandang kambing dan sapi yang hanya berjarak beberapa meter. Pemandangan itu menjadi gerbang pertama bagi kami untuk menyaksikan langsung potret kesederhanaan yang penuh perjuangan.

Dari balik dinding rumahnya yang sederhana, Bapak Zelmi menjalani peran sebagai tulang punggung keluarga dengan menjadi pengasuh ternak milik orang lain. Upah yang ia terima mungkin tak sebanding dengan peluh yang menetes setiap hari, namun dari situlah ia berusaha keras menghidupi istri dan ketiga buah hatinya. Tiap helaan napasnya adalah kerja keras, tiap tetes keringatnya adalah wujud cinta untuk keluarganya.

Di tengah segala keterbatasan ekonomi, ada secercah cahaya yang indah dari keluarga ini. Salah satu anak Bapak Zelmi tumbuh menjadi pribadi berprestasi dan hafiz Al-Qur’an. Prestasi membanggakan ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri, meski harus diiringi kenyataan pahit bahwa biaya pendidikannya kerap tertunggak berbulan-bulan. Namun, semangat sang anak untuk tetap mencintai kitab suci seolah menjadi oase di tengah padang tandus kesulitan.

Sebuah ironi yang tak dapat dipungkiri terhampar di depan mata. Bangunan kandang di samping rumah mereka, tempat ternak milik majikannya bernaung, justru tampak lebih kokoh dan terawat dibanding rumah panggung kayu yang mereka tempati. Namun, ironi ini tak lantas membuat Bapak Zelmi tenggelam dalam keluh kesah. Di balik dinding yang reot dan papan yang lapuk, tersimpan ketegaran hati dan optimisme yang kokoh untuk menjalani hidup.

Menyaksikan ketabahan keluarga Bapak Zelmi, hati kami tersentuh untuk hadir membawa sedikit harapan. Kami percaya, setiap langkah kecil kebaikan yang kami lakukan adalah awal dari perubahan yang lebih besar. Kami mohon doa dari semua pihak, agar kami senantiasa diberi kekuatan dan kesehatan untuk terus bergerak, menjangkau lebih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan di berbagai pelosok negeri.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cahaya Kemenangan di Bulan Suci
Jangan Lupa, Limpahkan Amal
Berbagi Takjil, Berbagi Berkah 
Malam Nuzulul Qur’an: Kelebihan dan Makna
Aturan Puasa di Malaysia yang Bikin Kaget! 
Ujian dari Allah: Kesempatan untuk Meningkat
Puasa, Iman, dan Transformasi Diri”
Berburu Takjil di Seputaran Mesjid Agung Alabror Kota Padangsidimpuan Menjelang Maghrib 
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:39 WIB

Cahaya Kemenangan di Bulan Suci

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:50 WIB

Jangan Lupa, Limpahkan Amal

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:11 WIB

Berbagi Takjil, Berbagi Berkah 

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:46 WIB

Malam Nuzulul Qur’an: Kelebihan dan Makna

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:40 WIB

Aturan Puasa di Malaysia yang Bikin Kaget! 

Berita Terbaru