Alfatih Cakra Buana (14) adalah salah satu korban selamat dalam insiden ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

KompasReal.id

- Editor

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Remaja itu terjebak tiga hari dalam reruntuhan bangunan yang dipakai untuk musala tersebut.

Tiga hari terjebak, dia mengaku tertidur dan bermimpi. Keajaiban datang, tim penyelamat menemukan dirinya dan berhasil mengeluarkan tubuhnya dari reruntuhan.

Karenanya, ungkapan syukur tak henti diucapkan Abdul Hannan, saat mengetahui anak keduanya Alfatih Cakra Buana selamat dari reruntuhan.

Bangunan itu ambruk pada Senin (29/9/2025) sore. Alfatih baru berhasil dievakuasi pada Rabu (1/10/2025) sore.

Jika dihitung Alfatih berada sekitar tiga hari di dalam puing reruntuhan bangunan.

“Alhamdulillah, Alhamdulillah,” ucap warga Bangkalan ini di RSUD Notopuro Sidoarjo, Kamis (2/10/2025).

Pada saat dievakuasi, Alfatih tak mengalami luka serius, hanya lecet.

Dalam ceritanya, remaja 14 tahun itu merasa tidur. Ia bahkan tak mengingat pasti kejadian ini.

Alfatih hanya mengingat bahwa sebelum gedung itu ambruk sempat terdengar suara gemuruh seperti gempa.

Begitu gedung itu roboh, Alfatih sempat berlari untuk keluar gedung. Namun ia tak berhasil dan pingsan.

Saat bangun, Alfatih sudah tak bisa melihat apa-apa alias gelap gulita. Namun, Alfatih masih sempat berkomunikasi dengan teman di sebelahnya dalam posisi sama-sama terjebak.

“Setelah itu saya tidur dan tidak ingat lagi. Saya sempat mimpi minum lewat selang. Mimpi tapi kayak asli rasanya,” kata Alfatih saat bercerita diatas tempat tidur tempat ia di rawat di RSUD Notopuro Sidoarjo.

Dalam tidurnya selama tiga hari itu, Alfatih merasa mimpi berkeliling ke sejumlah tempat. Namun, ia tak mengingat rinci.

Ia hanya ingat, berkeliling menggunakan transportasi pickup. Didalam reruntuhan itu, Alfatih sebenarnya tertimpa gundukan pasir dan seng.

Namun komponen inilah yang menyelamatkan posisi Alfatih dari puing-puing bangunan.

Alfatih baru sadar saat ada bunyi suara petugas tengah menggetok puing-puing.

Baca Juga :  SDN di Sampang Disorot, Tak Ada Siswa Namun Tercatat Terima Program Makan Bergizi Gratis

Semula, ia mengira itu suara tukang sedang menggarap bangunan. Namun rupanya itu adalah petugas yang berupaya untuk menyelamatkan Alfatih.

“Terus saya tanya apakah sudah bisa keluar, akhirnya saya bisa keluar dengan merangkak,” ucap Alfatih.

Alfatih ini sempat dikunjungi langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kamis sore.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: Jurnals citizen

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MAN 2 Kota Padangsidimpuan Raih Predikat IKPA Sempurna (100) dari KPPN Padangsidimpuan
Empat Anak di Kecamatan Panyabungan Tak Sekolah, Terhambat Ekonomi dan Kendala Administrasi
Guru Dibully Murid di Kelas, Sikap Bijak Syamsiah Viral dan Bikin Haru
RESMI: Ini Jadwal Libur dan Pembelajaran Ramadhan 2026, Kemendikdasmen Tegaskan Hoaks Versi 16 Hari Beredar
Pendidikan yang Tercabik: Guru Babak Belur, Moral Pendidikan Terkapar
Guru Dilaporkan ke Polisi Karena Ajarkan Pancasila, Netizen Heboh Dukung!
Skandal Dapur MBG Trimulyo: Pejabat Tutup Layanan Usai Siswa Dihukum karena Protes Orang Tua
Guru Harus Bersuara: Naskah Ikrar Pelajar Indonesia Dinilai Cacat Substansi dan Bahasa
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:31 WIB

MAN 2 Kota Padangsidimpuan Raih Predikat IKPA Sempurna (100) dari KPPN Padangsidimpuan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Empat Anak di Kecamatan Panyabungan Tak Sekolah, Terhambat Ekonomi dan Kendala Administrasi

Selasa, 21 April 2026 - 21:31 WIB

Guru Dibully Murid di Kelas, Sikap Bijak Syamsiah Viral dan Bikin Haru

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:36 WIB

Alfatih Cakra Buana (14) adalah salah satu korban selamat dalam insiden ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:53 WIB

RESMI: Ini Jadwal Libur dan Pembelajaran Ramadhan 2026, Kemendikdasmen Tegaskan Hoaks Versi 16 Hari Beredar

Berita Terbaru