Menjaga Lisan dan Perilaku di Bulan Puasa

Redaksi

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Bulan suci Ramadan bukan hanya momentum menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa. Dalam ajaran Islam, hukum berpuasa adalah wajib bagi setiap Muslim yang baligh, berakal, dan mampu, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” Ayat ini menjadi dasar utama kewajiban puasa Ramadan.

Selain kewajiban menahan makan dan minum, umat Islam juga diperintahkan menjaga akhlak selama berpuasa. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya.” Hadis ini menegaskan bahwa nilai puasa terletak pada pengendalian diri secara lahir dan batin.

Secara hukum fikih, perbuatan seperti berbohong, menggunjing (ghibah), memfitnah, dan berkata kasar memang tidak membatalkan puasa secara teknis, namun dapat mengurangi bahkan menghilangkan pahala puasa. Ulama sepakat bahwa puasa yang sempurna adalah puasa yang menjaga seluruh anggota tubuh dari maksiat, termasuk lisan, mata, dan hati.

Selain itu, Islam juga memberikan keringanan (rukhsah) bagi orang yang sakit, musafir, ibu hamil, atau menyusui untuk tidak berpuasa dengan kewajiban mengganti di hari lain atau membayar fidyah sesuai ketentuan. Hal ini menunjukkan bahwa hukum puasa bersifat tegas namun tetap memperhatikan kondisi dan kemaslahatan umat.

Dengan demikian, bulan Ramadan menjadi sarana pendidikan spiritual untuk membentuk pribadi bertakwa. Puasa bukan sekadar ibadah ritual, melainkan latihan moral dan sosial agar umat Islam mampu menjaga diri dari segala bentuk pelanggaran hukum agama, baik yang membatalkan puasa maupun yang mengurangi nilainya.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cahaya Kemenangan di Bulan Suci
Jangan Lupa, Limpahkan Amal
Berbagi Takjil, Berbagi Berkah 
Malam Nuzulul Qur’an: Kelebihan dan Makna
Aturan Puasa di Malaysia yang Bikin Kaget! 
Ujian dari Allah: Kesempatan untuk Meningkat
Puasa, Iman, dan Transformasi Diri”
Berburu Takjil di Seputaran Mesjid Agung Alabror Kota Padangsidimpuan Menjelang Maghrib 
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:39 WIB

Cahaya Kemenangan di Bulan Suci

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:50 WIB

Jangan Lupa, Limpahkan Amal

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:11 WIB

Berbagi Takjil, Berbagi Berkah 

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:46 WIB

Malam Nuzulul Qur’an: Kelebihan dan Makna

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:40 WIB

Aturan Puasa di Malaysia yang Bikin Kaget! 

Berita Terbaru