Prabowo Kumpulkan Para Mantas, Bahas Dampak Konflik Iran-AS bagi Kedaulatan Ekonomi dan Energi RI

Redaksi

- Editor

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Presiden Prabowo Subianto mengambil inisiatif strategis dengan mengumpulkan sejumlah mantan presiden, wakil presiden, dan menteri luar negeri di Istana. Pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung tertutup tersebut secara khusus menyoroti eskalasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kewaspadaan dini pemerintah terhadap potensi gemuruh geopolitik yang dapat mengguncang stabilitas nasional, mengingat posisi Indonesia sebagai negara yang menganut politik bebas aktif.

 

Dalam diskusi yang berlangsung intensif, salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah dampak signifikan yang mungkin timbul terhadap keamanan global dan rantai pasok energi dunia. Para mantan pemimpin dan diplomat senior memetakan skenario terburuk jika konflik meluas, terutama yang berkaitan dengan potensi gangguan pasokan minyak dan gas di kawasan Timur Tengah. Gangguan ini dikhawatirkan dapat memicu lonjakan harga energi global yang akan langsung membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta daya beli masyarakat Indonesia.

 

Lebih dari sekadar membahas ancaman, Prabowo disebut-sebut secara aktif membuka ruang dialog untuk menghitung secara cermat setiap risiko yang mungkin dihadapi bangsa. Forum tersebut menjadi wadah untuk mengkalkulasi dampak berantai, mulai dari fluktuasi nilai tukar, tekanan inflasi, hingga perlambatan ekonomi mitra dagang utama Indonesia. Pendekatan kolektif ini mencerminkan upaya untuk merumuskan langkah mitigasi yang komprehensif agar perekonomian nasional tidak terseret dalam pusaran konflik.

 

Pada akhirnya, pertemuan bersejarah ini menegaskan komitmen para pemimpin nasional untuk menjaga kepentingan Indonesia di tengah ketidakpastian dunia. Dengan mendengarkan masukan dari para senior yang kaya pengalaman, Prabowo berupaya membangun konsensus dan strategi diplomasi yang tepat. Langkah ini diharapkan mampu memposisikan Indonesia tidak hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pemain yang mampu melindungi kepentingan nasional, menjaga stabilitas domestik, dan berkontribusi pada upaya perdamaian dunia.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: Sekretariatngara ri

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga
MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 
Klaim Mobil Dipasangi Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sorotan Netizen
Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026, Kodam XVIII/Kasuari Tegaskan Seleksi Transparan dan Berkualitas
Wujud Kepedulian Sesama, Kodam XII/Tanjungpura Bagikan Nasi Kotak dalam Aksi Jumat Berkah
TNI AL Satgas Yonif 2 Marinir dan Kodim 1703/Deiyai Bersinergi Bangun Harapan Warga Melalui Jembatan Garuda
Gagalkan Peredaran Narkoba Skala Besar, Kodam XII/Tpr Amankan 21,4 Kg Sabu dan Serahkan WNA Malaysia ke BNNP Kalbar
TNI AL dan Bank Indonesia Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Pastikan Uang Layak Edar di Wilayah 3T Kalimantan Selatan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:23 WIB

Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 

Senin, 15 Juni 2026 - 01:23 WIB

Klaim Mobil Dipasangi Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sorotan Netizen

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:20 WIB

Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026, Kodam XVIII/Kasuari Tegaskan Seleksi Transparan dan Berkualitas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:52 WIB

Wujud Kepedulian Sesama, Kodam XII/Tanjungpura Bagikan Nasi Kotak dalam Aksi Jumat Berkah

Berita Terbaru