Indonesia Minta PBB Investigasi Serangan yang Tewaskan 3 Prajurit TNI, Dubes Umar Hadi: Kami Tidak Butuh Alasan dari Israel

KompasReal.id

- Editor

Rabu, 1 April 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, NEW YORK — Indonesia mendesak PBB melakukan investigasi menyeluruh terhadap serangan yang menewaskan tiga prajurit TNI yang bertugas di UN Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada Minggu malam, 29 Maret 2026, dan Senin siang, 30 Maret 2026.

 

“Kami meminta investigasi yang segera, menyeluruh, dan transparan. Kami meminta investigasi oleh PBB, bukan alasan-alasan dari Israel,” ujar Duta Besar Indonesia untuk PBB Umar Hadi dalam Sidang Dewan Keamanan PBB di Markas PBB di New York, Selasa siang waktu setempat, 31 Maret 2026.

 

Sidang Dewan Keamanan PBB ini digelar khusus atas permintaan Indonesia dan Prancis, serta dibuka oleh Presiden DK PBB yang juga Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz.

 

Dalam pernyataannya, Dubes Umar Hadi secara khusus menyebut ketiga nama prajurit TNI yang tewas. Mereka adalah Mayor Zulmi Aditya Iskandar (33), Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan (25), dan Kopral Farizal Rhomadhon (27).

 

Kopral Fahrizal tewas saat bertugas di Battalion Indonesia di Adchit Al Qusayr. Sementara Mayor Zulmi dan Sersan Satu Muhammad tewas dalam serangan terhadap konvoi logistik di Bani Hayyan.

 

Selain ketiga prajurit TNI yang tewas itu, lima lainnya menderita luka-luka. Mereka yang luka adalah Kapten Sulthan Wirdean Maulana, Kopral Rico Pramudia, Kopral Arif Kurniawan, Kopral Bayu Prakoso, dan Prajurit Deni Rianto.

 

“Kita tidak dapat menerima pembunuhan terhadap pasukan penjaga perdamaian ini. Ini adalah kerugian besar bagi Indonesia. Ini juga merupakan kerugian besar bagi kita semua — bagi PBB, bagi Dewan ini, dan bagi setiap komunitas yang memandang pasukan penjaga perdamaian sebagai simbol harapan dan perdamaian,” ujar Dubes Umar Hadi berapi-api.

Baca Juga :  GREAT Institute: Tiga Prajurit TNI Gugur Terkait Perang Israel dan Iran

 

Indonesia mendesak semua pihak terkait untuk memastikan pemulangan jenazah ketiga personel yang meninggal dunia secara cepat, aman, dan bermartabat, dan meminta perawatan medis terbaik dan perawatan komprehensif bagi kelima personel penjaga perdamaian yang terluka untuk memastikan pemulihan mereka sepenuhnya dan dengan cepat.

 

Dubes Umar Hadi juga mengatakan, eskalasi saat ini tidak muncul begitu saja, melainkan berakar dari serangan berulang kali oleh militer Israel ke wilayah Lebanon.

 

Indonesia mengutuk keras serangan Israel di Lebanon selatan, yang merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon. Indonesia terus menunjukkan solidaritasnya kepada pemerintah dan rakyat Lebanon.

 

Dubes Umar Hadi yang duduk di sebelah kiri perwakilan Lebanon meminta agar pihak yang melakukan kejahatan ini dimintai pertanggungjawaban mereka secara hukum.

 

“Kekebalan tidak boleh menjadi standar. Dan serangan kepada pasukan penjaga perdamaian tidak boleh terulang kembali dan ditoleransi,” masih katanya.

 

Pada bagian akhir Dubes Umar Hadi meminta semua partai yang terlibat dalam konflik, termasuk Israel, untuk menegakkan kewajiban mereka di bawah hukum internasional dan segera menghentikan serangan dan prilaku agresif yang membahayakan personel dan properti PBB. []

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Novan Efendy Siregar: Semangat Kejuangan Harus Berjalan Seiring Peran Media Membangun Daerah
Ucok Rizal Nasution Tegaskan JMSI Tabagsel Satu Komando, Siap Bangun Media Siber Profesional dan Independen untuk Kemajuan Daerah
Rakercab JMSI Tabagsel Soroti Jalan Rusak Menuju Sibio-bio, Akses Wisata yang Terabaikan Dinilai Hambat Kemajuan Daerah
Rakercab JMSI Tabagsel 2026: Meski Berkompetisi, Media Sepakat Bersatu Perjuangkan Kesejahteraan dan Kemitraan
Raker JMSI Tabagsel 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Sinergi Media Profesional dan Pembangunan Daerah
Teguh Santosa: Prabowo dapat Jadi Juru Damai Korut-Korsel
Rianto Sebut Medan Butuh Sekda Definitif untuk Percepat Pembangunan
CEO Sumut24 Group Anto Genk Jalin Silaturahmi dengan Danyon Armed 2/105 Kilap Sumagan Letkol Letkol Arm Rogery Thega, S.I.P., M.M.
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Novan Efendy Siregar: Semangat Kejuangan Harus Berjalan Seiring Peran Media Membangun Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:43 WIB

Ucok Rizal Nasution Tegaskan JMSI Tabagsel Satu Komando, Siap Bangun Media Siber Profesional dan Independen untuk Kemajuan Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Rakercab JMSI Tabagsel Soroti Jalan Rusak Menuju Sibio-bio, Akses Wisata yang Terabaikan Dinilai Hambat Kemajuan Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Rakercab JMSI Tabagsel 2026: Meski Berkompetisi, Media Sepakat Bersatu Perjuangkan Kesejahteraan dan Kemitraan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Raker JMSI Tabagsel 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Sinergi Media Profesional dan Pembangunan Daerah

Berita Terbaru