KompasReal.id, Suasana mencekam terjadi di kompleks Gedung Senat Filipina di Pasay, Manila, setelah terdengar rentetan tembakan saat aparat keamanan melakukan operasi penangkapan terhadap Senator Ronald “Bato” Dela Rosa, Selasa (19/5/2026). Peristiwa itu langsung viral di media sosial dan menjadi perhatian publik internasional.
Menurut laporan sejumlah media Filipina, aparat bergerak menuju Gedung Senat untuk menindaklanjuti surat perintah penangkapan terkait penyelidikan Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Dela Rosa diketahui merupakan mantan Kepala Kepolisian Nasional Filipina dan sekutu dekat mantan Presiden Rodrigo Duterte.
Ketegangan memuncak ketika aparat mencoba memasuki area tertentu di dalam kompleks Senat. Beberapa saksi menyebut terdengar belasan kali suara tembakan yang membuat staf, wartawan, dan pengunjung panik serta berlarian mencari perlindungan di dalam gedung.
Akibat insiden tersebut, sejumlah aktivitas di Gedung Senat sempat dihentikan sementara. Beberapa senator dilaporkan memilih bertahan di ruang kerja mereka demi alasan keamanan, sementara aparat memperketat penjagaan di seluruh kawasan parlemen.
Pemerintah Filipina memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Polisi juga telah mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam kericuhan bersenjata tersebut. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui asal tembakan dan motif aksi tersebut.
Peristiwa di Gedung Senat Filipina itu pun menjadi viral di berbagai platform media sosial. Banyak warga menyebut kejadian tersebut sebagai salah satu insiden paling menegangkan dalam sejarah parlemen Filipina, terlebih karena melibatkan tokoh penting era pemerintahan Duterte.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












