SUCOFINDO Dorong Transformasi Pariwisata Kutai Barat melalui Penerapan SNI 9042:2021 CHSE

Vritime

- Editor

Senin, 29 Juni 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id –  PT SUCOFINDO (PERSERO) menyelenggarakan Sosialisasi Standar Nasional Indonesia (SNI) Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) (SNI 9042:2021 CHSE) bagi pelaku usaha pariwisata di Sendawar, Kabupaten Kutai Barat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata sekaligus mendukung pembangunan destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan di Kabupaten Kutai Barat. Sosialisasi diikuti oleh pelaku usaha rumah makan, pengelola hotel dan penginapan, pengelola tempat hiburan, serta pengelola objek wisata. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, Sumardi, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Eden Suliyanto, serta narasumber dari PT SUCOFINDO (PERSERO), Gita Oktarina Eka Putri dan Finnuala Lovenka Q.

“Kabupaten Kutai Barat memiliki potensi pariwisata yang sangat besar untuk terus berkembang. Agar potensi tersebut dapat memberikan nilai tambah yang optimal bagi daerah dan masyarakat, diperlukan penguatan kapasitas pelaku usaha melalui penerapan standar yang diakui secara global. Melalui kegiatan ini, SUCOFINDO hadir untuk mendukung transformasi sektor pariwisata daerah menuju pengelolaan yang lebih berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ujar Rony Wijaya selaku Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Samarinda.

Rony Wijaya menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga sertifikasi menjadi faktor penting dalam mewujudkan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

“Kami berharap sosialisasi ini menjadi langkah awal bagi semakin luasnya penerapan standar di sektor pariwisata Kutai Barat. Ketika standar telah menjadi budaya dalam pengelolaan usaha, maka kepercayaan wisatawan akan meningkat dan pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Sumardi, mengapresiasi inisiatif PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam memberikan sosialisasi SNI 9042:2021 CHSE kepada para pelaku usaha pariwisata di wilayahnya.

Baca Juga :  BRI KCP Rawasari Layani Nasabah Tetap Optimal Saat Libur Weekend

“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus berupaya mendorong peningkatan kualitas layanan pariwisata agar mampu menghadirkan pengalaman wisata yang berkualitas, bertanggung jawab, dan berkelanjutan bagi wisatawan. Sosialisasi ini menjadi langkah yang sangat positif karena memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha mengenai standar yang perlu diterapkan dalam pengelolaan usaha pariwisata,” kata Sumardi.

Selama pelatihan berlangsung, Auditor and Risk Officer PT SUCOFINDO (PERSERO), Gita Oktarina Eka P, memaparkan perkembangan regulasi sektor pariwisata serta tahapan sertifikasi SNI 9042:2021 CHSE sebagai acuan dalam pengelolaan destinasi dan usaha pariwisata.

“Dalam dua hari ini, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai aspek-aspek yang menjadi fokus penilaian dalam SNI 9042:2021 CHSE, mulai dari pengelolaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, hingga kelestarian lingkungan. Selain itu, peserta juga dibekali informasi mengenai mekanisme sertifikasi dan perkembangan regulasi terbaru sektor pariwisata sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan daya saing destinasi wisata di Kabupaten Kutai Barat,” jelasnya.

Gita Oktarina Eka P menambahkan bahwa pemahaman yang baik terhadap persyaratan SNI 9042:2021 CHSE akan membantu pelaku usaha dalam mempersiapkan proses sertifikasi sekaligus memperkuat tata kelola usahanya.

Sebagai lembaga Testing, Inspection, and Certification (TIC) dan Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata (LSUP), PT SUCOFINDO (PERSERO) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata melalui berbagai layanan, seperti Sertifikasi Usaha Pariwisata, Sertifikasi Halal, Sertifikasi Hotel Berbintang, Sertifikasi Pariwisata Berkelanjutan berbasis Global Sustainable Tourism Council (GSTC), Sertifikasi Sistem Manajemen ISO, serta Pengujian Lingkungan dan Kualitas Air.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES


Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Region 6 dan YBM BRI Jakarta Berbagi Santunan Anak Yatim Muharam
Peringati Hari Buruh Nasional, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional VI Berikan Apresiasi kepada Pekerja di Kota Langsa
BRI Region 6 Ikuti Puncak Peringatan HUT SP BRI Secara Daring, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
Wujud Kepedulian Sosial, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Hewan Kurban Senilai Rp480 Juta untuk 1.650 Penerima Manfaat
Jurusan Finance International: Rahasia Lolos CFA Lebih Cepat
BRI KCP Pasar Induk Kramat Jati Hadirkan Layanan Weekend Banking Saat Libur
BRI KCP Rawasari Layani Nasabah Tetap Optimal Saat Libur Weekend
Di Tengah Pasar yang Dinamis, BRI Finance Bidik Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:27 WIB

SUCOFINDO Dorong Transformasi Pariwisata Kutai Barat melalui Penerapan SNI 9042:2021 CHSE

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:06 WIB

BRI Region 6 dan YBM BRI Jakarta Berbagi Santunan Anak Yatim Muharam

Senin, 22 Juni 2026 - 05:36 WIB

Peringati Hari Buruh Nasional, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional VI Berikan Apresiasi kepada Pekerja di Kota Langsa

Senin, 22 Juni 2026 - 03:08 WIB

BRI Region 6 Ikuti Puncak Peringatan HUT SP BRI Secara Daring, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:56 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Hewan Kurban Senilai Rp480 Juta untuk 1.650 Penerima Manfaat

Berita Terbaru