Dubes India Temui DPR, Sampaikan Rencana Kunjungan Narendra Modi ke Indonesia

Vritime

- Editor

Senin, 6 Juli 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id – Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengunjungi jajaran Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu yang menjadi perhatian adalah rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 7 Juli mendatang.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Ravindra Airlangga mengatakan kabar tersebut disampaikan langsung oleh Dubes India saat pertemuan berlangsung.

“Kita menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia, Bapak Sandeep,” kata Ravindra usai pertemuan.

Menurut dia, pihak India membawa kabar positif terkait hubungan bilateral kedua negara.

“Beliau menyampaikan berita baik bahwa Perdana Menteri India, Narendra Modi, akan hadir di Indonesia,” ujarnya.

Ravindra menambahkan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Republik India di New Delhi pada Januari 2025.

“Sebagai kunjungan balasan atas kunjungan Pak Prabowo di Januari 2025,” katanya.

Kerja Sama Strategis Jadi Agenda Utama

Selain membahas kunjungan Modi, kedua pihak juga mendiskusikan sejumlah sektor yang selama ini menjadi fokus hubungan Indonesia dan India.

Ravindra mengatakan India menunjukkan ketertarikan terhadap kerja sama di bidang kebudayaan, termasuk pelestarian situs bersejarah di Indonesia.

“Mereka ingin melihat cultural heritage seperti Candi Prambanan,” ujarnya.

Tak hanya itu, peluang kerja sama di bidang konservasi dan revitalisasi juga turut dibahas.

“Mereka ingin membantu untuk revitalisasi misalnya,” katanya.

Pembahasan juga mencakup sejumlah sektor strategis lain yang selama ini telah menjadi agenda bersama kedua negara.

“Kemudian kerja sama-kerja sama yang sebelumnya telah dibahas di bidang ekonomi, bidang energi, dan bidang maritim,” kata Ravindra.

Koridor Andaman–Aceh Masuk Pembahasan

Pengembangan konektivitas maritim antara Kepulauan Andaman dan Nikobar dengan Aceh turut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Tim Mini Soccer BRI Region 6 Raih Juara 1 Geothermal League 2026, Manajer Tim Ungkap Rasa Bangga dan Kebahagiaan

“Sebagai contoh sedikit bagaimana pengembangan strategis koridor antara Andaman, Nicobar dan Aceh,” ujar Ravindra.

Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di dekat Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

“Karena itu merupakan shipping lane yang dekat dengan Malacca Strait,” katanya.

Menurutnya, penguatan konektivitas maritim dapat membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi kedua negara.

“Bagaimana pengembangan koridor maritim tersebut untuk mendorong pertumbuhan pendapatan bilateral misalnya,” lanjutnya.

Modi Dijadwalkan Berpidato di Parlemen

Rangkaian kunjungan Narendra Modi nantinya diperkirakan tidak hanya mencakup agenda bersama pemerintah Indonesia, tetapi juga kegiatan di lingkungan parlemen.

“Kunjungan ini akan dilaksanakan pada eksekutif pertama-tama, kemudian akan dilanjutkan dengan sesi pidato di parlemen bersama anggota DPR, DPD, dan juga komunitas hubungan internasional,” kata Ravindra.

Jika terlaksana, kunjungan Narendra Modi akan menjadi salah satu agenda diplomatik paling penting dalam hubungan Indonesia dan India dalam beberapa tahun terakhir. Selain memperkuat kerja sama ekonomi dan maritim, kunjungan tersebut juga diharapkan membuka babak baru kemitraan strategis antara dua negara demokrasi terbesar di Asia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wall Street Melesat Berkat AI, Investor Kini Waspadai Tiga Katalis Besar
Perkuat Pendekatan Persuasif kepada Debitur, BRI Finance Catat Penurunan Penarikan Kendaraan 78,72%
Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar
BRI Finance Ajak Warga Kalimantan Manfaatkan Hari Terakhir BRI KKB Expo
Selaras Arah Transformasi Danantara Indonesia, Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan
BRI Region 6 dan BPBD Jaksel Uji Kesiapsiagaan Operasional Melalui Simulasi BCM
Fajir sebagai Top Scorer Geothermal League 2026, Pekerja BRI Lengkapi Dominasi Gemilang Tim Mini Soccer BRI Region 6
Asia Afrika Festival 2026 Digelar Akhir Pekan di Kota Bandung, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang ke Stasiun Lebih Awal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:31 WIB

Wall Street Melesat Berkat AI, Investor Kini Waspadai Tiga Katalis Besar

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Pendekatan Persuasif kepada Debitur, BRI Finance Catat Penurunan Penarikan Kendaraan 78,72%

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:14 WIB

Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

BRI Finance Ajak Warga Kalimantan Manfaatkan Hari Terakhir BRI KKB Expo

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:57 WIB

Selaras Arah Transformasi Danantara Indonesia, Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Berita Terbaru

Mandailing natal

Forkopimda Madina Sepakat Perpanjang Masa Transisi Sampai Januari 2027

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:24 WIB