Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serangan Terhadap Rudal Iran

Redaksi

- Editor

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer mengumumkan bahwa pemerintahnya telah mengizinkan Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalan militer Inggris untuk tujuan defensif dalam konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Keputusan ini diambil di tengah eskalasi ketegangan setelah serangkaian serangan rudal dan drone oleh Iran di kawasan Teluk.

Starmer menegaskan bahwa izin tersebut hanya berlaku untuk tujuan terbatas dan defensif, yaitu menargetkan gudang dan peluncur rudal Iran yang berpotensi menimbulkan ancaman terhadap warga sipil dan sekutu di kawasan tersebut. Ia mengatakan langkah ini dilakukan untuk melindungi nyawa warga Inggris dan sekutu lama Inggris di wilayah tersebut.

Menteri tersebut juga menegaskan bahwa Inggris tidak bergabung dalam serangan ofensif langsung terhadap Iran, dan keputusan ini diambil berdasarkan hak pembelaan bersama serta dalam kerangka hukum internasional. London sebelumnya menolak permintaan serupa dari Washington karena kekhawatiran hukum, namun meningkatnya ancaman terhadap warga dan kepentingan Inggris membuat pemerintah berubah sikap.

Starmer menambahkan bahwa jet tempur Inggris juga telah terlibat dalam operasi pertahanan di kawasan, termasuk menghadang serangan Iran terhadap sekutu regional. London juga sedang menyiapkan operasi bantuan besar-besaran bagi warga Inggris yang berada di negara-negara Teluk, di mana ratusan ribu orang terdaftar dan berisiko terkena dampak konflik.

 

Baca Juga :  Knicks Dominasi Cavaliers, NBA 2026 Makin Panas

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: Malaymai.com

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal Internasional Jadi Sorotan Dunia, Konflik hingga Kejahatan Siber Transnasional Meningkat
Afrika Bergejolak! Konflik Politik dan Ekonomi Picu Sorotan Dunia Internasional
Kesederhanaan Seorang Presiden di Tanah Suci, Pesan Mendalam dari Alassane Ouattara
Ohtani Kembali Bikin Jepang Heboh, Aksi Heroiknya di WBC 2026 Viral Dunia
Muslim India Keluhkan Pembatasan Idul Adha, Suasana Perayaan Disebut Mencekam
Knicks Dominasi Cavaliers, NBA 2026 Makin Panas
Misteri Kematian Peneliti di China Picu Spekulasi Global
Kejahatan Siber dan Penipuan Digital Jadi Sorotan Dunia
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:30 WIB

Hukum dan Kriminal Internasional Jadi Sorotan Dunia, Konflik hingga Kejahatan Siber Transnasional Meningkat

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:45 WIB

Afrika Bergejolak! Konflik Politik dan Ekonomi Picu Sorotan Dunia Internasional

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:49 WIB

Kesederhanaan Seorang Presiden di Tanah Suci, Pesan Mendalam dari Alassane Ouattara

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:23 WIB

Ohtani Kembali Bikin Jepang Heboh, Aksi Heroiknya di WBC 2026 Viral Dunia

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:17 WIB

Muslim India Keluhkan Pembatasan Idul Adha, Suasana Perayaan Disebut Mencekam

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban Dari Sumatra hingga Papua

Rabu, 3 Jun 2026 - 06:23 WIB