MBG Tetap Berlanjut Meski Dikritik, Pemerintah Tegaskan Komitmen Penuhi Gizi Anak

KompasReal.id

- Editor

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berlanjut meski menuai berbagai kritik dari sejumlah kalangan. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Pemerintah menilai MBG sebagai langkah strategis dalam menekan angka stunting, meningkatkan konsentrasi belajar siswa, serta membantu keluarga kurang mampu. Program ini menyasar jutaan pelajar di berbagai daerah dengan dukungan anggaran negara yang cukup besar.

Namun, sejumlah pengamat kebijakan publik dan ekonom mengkritik besarnya anggaran yang digelontorkan. Mereka mempertanyakan efektivitas distribusi, pengawasan kualitas makanan, serta potensi pemborosan jika tidak dikelola secara transparan dan akuntabel. Kritik juga datang dari kelompok masyarakat sipil yang meminta evaluasi berkala.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah memastikan sistem pengawasan akan diperketat, termasuk melibatkan pemerintah daerah dan aparat pengawas internal. Evaluasi teknis disebut terus dilakukan guna memastikan makanan yang disalurkan memenuhi standar gizi dan keamanan pangan.

Di tengah perdebatan, program MBG tetap berjalan sebagai salah satu janji kampanye utama pemerintahan saat ini. Pemerintah optimistis manfaat jangka panjang terhadap kesehatan dan kualitas generasi muda akan lebih besar dibandingkan tantangan yang dihadapi dalam tahap awal pelaksanaannya.

 

Baca Juga :  Jembatan Jalan Baru di Padang Sidimpuan Tenggara Resmi Dibuka, Warga Bersyukur

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: Vwf

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru