Pidato Bersejarah di DPR RI, PM Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam bagi Hubungan Indonesia-India

Vritime

- Editor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id – Perdana Menteri India Narendra Modi menyerukan babak baru hubungan Indonesia dan India saat menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan anggota DPR RI, Selasa (7/7/2026). Dalam pidato bersejarah yang menjadi yang pertama kalinya disampaikan oleh seorang Perdana Menteri India di parlemen Indonesia, Modi memperkenalkan Visi Gangga-Mahakam sebagai kerangka baru untuk memperdalam kemitraan kedua negara menuju masa depan yang lebih erat.

Disambut Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Presiden Prabowo Subianto, Modi menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan India tidak hanya dibangun atas kepentingan politik dan ekonomi, tetapi juga berakar pada sejarah, budaya, serta nilai-nilai bersama yang telah menghubungkan kedua bangsa selama berabad-abad.

Mengawali pidatonya, Modi menyampaikan rasa hormat atas kesempatan berbicara di hadapan parlemen Indonesia. Ia mengatakan dirinya datang mewakili lebih dari 1,4 miliar rakyat India dengan membawa semangat persahabatan dan komitmen untuk memperkuat hubungan kedua negara.

“Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk berdiri di hadapan Anda hari ini. Saya datang membawa salam hangat dari setiap warga India,” ujar Modi.

Indonesia dan India Diikat Sejarah dan Budaya

Dalam pidatonya, Modi menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan India jauh melampaui hubungan diplomatik antarnegara. Menurutnya, kedua bangsa dipersatukan oleh sejarah panjang, peradaban, budaya, dan hubungan antar masyarakat yang telah berkembang selama berabad-abad.

Untuk menggambarkan kedekatan tersebut, Modi mengutip pernyataan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang pernah mengatakan bahwa rakyat Indonesia dan India diikat oleh hubungan darah dan budaya.

Ia menyebut berbagai warisan budaya yang menjadi simbol kedekatan kedua bangsa, mulai dari kisah Ramayana dan Mahabharata yang hidup dalam tradisi Indonesia, seni wayang, hingga keberadaan Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang mencerminkan eratnya hubungan peradaban kedua negara sejak masa lampau. Menurut Modi, hubungan maritim yang telah terjalin selama berabad-abad juga menjadi fondasi penting dalam membangun kemitraan Indonesia dan India pada era modern.

Baca Juga :  Rà Hospitality Perkenalkan Rà Signature Komodo Labuan Bajo, Destinasi Tropical Elegant Stay Terbaru di Jantung Labuan Bajo

Dorong Kerja Sama Antariksa hingga Kontra-Terorisme

Selain menyoroti sejarah, Modi mengajak Indonesia memperluas kerja sama pada sektor-sektor yang akan menentukan masa depan kedua negara.

Di bidang antariksa, ia menyatakan India siap mendukung Indonesia dalam pengembangan aplikasi satelit maupun pembangunan fasilitas peluncuran satelit. Menurutnya, kerja sama antariksa yang telah terjalin selama beberapa dekade memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh seiring meningkatnya kebutuhan teknologi dan transformasi digital.

“Kini saatnya membawa kemitraan ini melangkah lebih jauh. Kita dapat bekerja sama dalam aplikasi satelit. India juga siap mendukung Indonesia dalam mengembangkan fasilitas peluncuran satelit,” kata Modi.

Di sektor keamanan, Modi menegaskan bahwa India dan Indonesia memiliki kepentingan bersama dalam memerangi terorisme. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia kepada India setelah serangan teroris di Pahalgam, serta mengajak kedua negara memperkuat kolaborasi dalam pertukaran intelijen, keamanan siber, penanggulangan pendanaan terorisme, dan program deradikalisasi.

Selain itu, Modi menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik, memperkuat sentralitas ASEAN, serta memanfaatkan keanggotaan Indonesia di BRICS untuk memperluas kolaborasi di antara negara-negara berkembang.

Visi Gangga-Mahakam untuk Masa Depan

Salah satu bagian paling penting dalam pidato Modi adalah peluncuran Visi Gangga-Mahakam, sebuah konsep yang menurutnya akan menjadi arah baru hubungan Indonesia dan India dalam jangka panjang.

Visi tersebut mengambil inspirasi dari Sungai Gangga di India dan Sungai Mahakam di Indonesia sebagai simbol persahabatan yang terus mengalir dan menghubungkan kedua bangsa. Menurut Modi, kerja sama Indonesia dan India tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan saat ini, tetapi juga harus mampu menciptakan perdamaian, kemakmuran, keamanan, dan kemajuan bersama bagi generasi mendatang.

Konsep tersebut juga diharapkan menjadi landasan kolaborasi kedua negara dalam mendukung visi Viksit Bharat 2047 atau India Maju 2047 serta Indonesia Emas 2045, melalui penguatan kerja sama di bidang ekonomi, teknologi, pendidikan, keamanan, dan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Bersama Pemangku Kepentingan Tutup Dua Perlintasan Liar, Perkuat Keselamatan Perjalanan Kereta Api

DPR RI Siap Dukung Kemitraan Strategis

Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut positif berbagai gagasan yang disampaikan PM Modi, termasuk peluncuran Visi Gangga-Mahakam yang dinilainya mencerminkan kedekatan historis sekaligus arah baru hubungan Indonesia dan India.

Menurut Puan, filosofi dua sungai tersebut menjadi simbol bahwa hubungan kedua negara harus terus mengalir dan berkembang.

“Selama kedua sungai itu masih mengalir, maka hubungan kerja sama Indonesia dan India juga harus terus terjalin, semakin erat, dan terus ditingkatkan,” ujar Puan.

Puan menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan India telah dibangun sejak era Presiden Soekarno dan memiliki fondasi sejarah yang kuat. Oleh karena itu, DPR RI siap mendukung berbagai kerja sama bilateral yang telah disepakati kedua pemerintah, termasuk melalui dukungan terhadap kebijakan yang diperlukan untuk memperkuat hubungan kedua negara.

Menurutnya, sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif menjadi semakin penting di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Pidato PM Narendra Modi di DPR RI menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam kunjungan kenegaraannya ke Indonesia. Selain menjadi pidato pertama seorang Perdana Menteri India di parlemen Indonesia, penyampaian Visi Gangga-Mahakam juga menandai dimulainya babak baru hubungan Indonesia dan India yang tidak hanya berlandaskan kepentingan strategis, tetapi juga nilai-nilai sejarah, budaya, demokrasi, dan cita-cita bersama menuju masa depan yang lebih sejahtera.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wall Street Melesat Berkat AI, Investor Kini Waspadai Tiga Katalis Besar
Perkuat Pendekatan Persuasif kepada Debitur, BRI Finance Catat Penurunan Penarikan Kendaraan 78,72%
Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar
BRI Finance Ajak Warga Kalimantan Manfaatkan Hari Terakhir BRI KKB Expo
Selaras Arah Transformasi Danantara Indonesia, Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan
BRI Region 6 dan BPBD Jaksel Uji Kesiapsiagaan Operasional Melalui Simulasi BCM
Fajir sebagai Top Scorer Geothermal League 2026, Pekerja BRI Lengkapi Dominasi Gemilang Tim Mini Soccer BRI Region 6
Asia Afrika Festival 2026 Digelar Akhir Pekan di Kota Bandung, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang ke Stasiun Lebih Awal
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:31 WIB

Wall Street Melesat Berkat AI, Investor Kini Waspadai Tiga Katalis Besar

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Pendekatan Persuasif kepada Debitur, BRI Finance Catat Penurunan Penarikan Kendaraan 78,72%

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:14 WIB

Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

BRI Finance Ajak Warga Kalimantan Manfaatkan Hari Terakhir BRI KKB Expo

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:57 WIB

Selaras Arah Transformasi Danantara Indonesia, Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Berita Terbaru