350 Rumah Rusak di P.sidimpuan, Penyaluran Bantuan Terkendala Birokrasi, Derita Warga Berkepanjangan

KompasReal.id

- Editor

Sabtu, 17 Mei 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Warga terdampak banjir 15 Mare 2025 bulan lalu pasca bencana terpaksa dengan berbagai cara sendiri perbaiki tempat tinggal.

i

Keterangan Foto: Warga terdampak banjir 15 Mare 2025 bulan lalu pasca bencana terpaksa dengan berbagai cara sendiri perbaiki tempat tinggal.

Padangsidimpuan, KompasReal.com – Pemerintah Kota Padangsidimpuan dinilai lamban dalam menyalurkan bantuan pascabencana banjir dan tanah longsor Maret 2025 yang merusak sekitar 350 unit rumah di lima kecamatan.

Hal ini terungkap setelah Wakil Wali Kota, H. Harry Pahlevi Harahap, memimpin rapat koordinasi bantuan perbaikan rumah pada 15 Mei 2025. Meskipun rapat telah dilaksanakan, proses penyaluran bantuan masih terkendala sejumlah persyaratan administrasi.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padangsidimpuan, sebanyak 350 unit rumah mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Untuk mendapatkan bantuan perbaikan rumah, masyarakat diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan pemerintah, salah satunya kepemilikan sertifikat tanah. Persyaratan ini menjadi kendala bagi sebagian warga yang terdampak bencana.

Rapat koordinasi yang dihadiri oleh Plt. Sekda, Asisten Administrasi dan Umum, Kalak BPBD, Camat se-Kota Padangsidimpuan, dan OPD terkait, membahas mekanisme penyaluran bantuan. Namun, belum ada informasi detail mengenai jadwal pencairan dan mekanisme pendistribusian bantuan kepada warga yang terdampak.

Ketidakjelasan informasi mengenai mekanisme penyaluran bantuan dan persyaratan yang harus dipenuhi memicu kekhawatiran akan lambatnya proses pemulihan pascabencana. Hal ini berpotensi memperpanjang penderitaan warga yang rumahnya rusak akibat banjir dan tanah longsor.

Pemerintah Kota Padangsidimpuan belum memberikan keterangan resmi terkait kendala dan rencana percepatan penyaluran bantuan. Informasi mengenai jumlah anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan rumah juga belum dipublikasikan secara transparan.

” Minimnya informasi publik mengenai proses penyaluran bantuan menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam penanganan pascabencana. Hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan merata.” ujar Pemerhati Sosial Sabar M. Sitompul kepada Awak Media.

Ke depan, penting bagi pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan komunikasi publik terkait penyaluran bantuan pascabencana. Bila memungkinkan, penyederhanaan persyaratan administrasi juga perlu dipertimbangkan untuk mempercepat proses bantuan dan mengurangi beban masyarakat yang terdampak.

Baca Juga :  Polres Padangsidimpuan Insiasi pembentukan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak

” Selain itu, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penanggulangan bencana di Kota Padangsidimpuan untuk memastikan kesiapsiagaan dan respon yang lebih efektif dalam menghadapi bencana di masa mendatang.” pungkas Sabar pria hitam manis berlesung pipi ini memberikan tanggapannya

 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Solih Nasution Resmi Pimpin Bidang Usaha Korwasis Madina
Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani
DLH Madina Gandeng Korwasis Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Desa
Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue
Bupati Gus Irawan Dorong 47 Hektare Potensi TORA di Arse Masuk Reforma Agraria, Targetkan Penataan Akses 200 KK
Ketua BPD Muara Batang Angkola Klarifikasi Dugaan Bunga Tanah 5 Persen Dalam Aktivitas PETI Tapsel-Madina
Dispora Madina Resmi Buka Open Turnamen Putra Mandiri Cup I Batahan, Diikuti 32 Tim
Tiga Rumah Warga Panyabungan Julu Terbakar, Dua Rumah Terpaksa Dirusak untuk Cegah Api Merembet
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 01:17 WIB

Ahmad Solih Nasution Resmi Pimpin Bidang Usaha Korwasis Madina

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani

Senin, 7 September 2026 - 21:25 WIB

DLH Madina Gandeng Korwasis Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WIB

Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue

Rabu, 2 September 2026 - 17:20 WIB

Bupati Gus Irawan Dorong 47 Hektare Potensi TORA di Arse Masuk Reforma Agraria, Targetkan Penataan Akses 200 KK

Berita Terbaru