KompasReal.id, Perubahan cuaca yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir berdampak pada meningkatnya kasus flu, batuk, dan infeksi saluran pernapasan pada anak. Dokter anak mengingatkan para orang tua untuk lebih memperhatikan kesehatan buah hati, terutama anak usia sekolah yang rentan tertular penyakit dari lingkungan sekitar.
Gejala yang sering muncul antara lain demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga tubuh terasa lemas. Meski sebagian besar kasus tergolong ringan, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas belajar dan perkembangan anak apabila tidak ditangani dengan baik.
Untuk menjaga daya tahan tubuh, anak dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya protein, vitamin, dan mineral. Buah-buahan, sayuran, susu, serta air putih yang cukup menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, orang tua juga perlu memastikan anak mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Tidur yang berkualitas membantu proses pemulihan tubuh dan meningkatkan kemampuan tubuh melawan virus maupun bakteri penyebab penyakit.
Tenaga kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat sakit, serta segera memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam tinggi atau gejala yang tidak kunjung membaik. Dengan langkah pencegahan yang tepat, kesehatan anak dapat tetap terjaga di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












