Hoaks Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Diganti Bantuan Tunai, Pemerintah: Tidak Benar

Redaksi

- Editor

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Jakarta, Indonesia — Pemerintah Indonesia meluruskan informasi yang beredar di media sosial bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diganti dengan bantuan uang tunai bagi penerima manfaat. Pemerintah menegaskan klaim tersebut adalah hoaks dan tidak memiliki dasar kebijakan resmi.

Kementerian Komunikasi dan Digital
Pernyataan itu disampaikan setelah unggahan video dan postingan viral di berbagai platform sosial yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan atau pejabat pemerintah ingin mengganti penyediaan makanan bergizi dengan uang tunai kepada masyarakat. Klaim ini menyebar luas melalui Facebook dan WhatsApp tanpa verifikasi resmi.

Kementerian Komunikasi dan Digital
Pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta tim cek fakta media lokal menjelaskan bahwa tidak ada pernyataan resmi dari Menteri Keuangan atau pejabat pemerintah yang mengatakan akan mengganti MBG dengan uang tunai. Informasi tersebut adalah konten menyesatkan yang dibuat tanpa rujukan sumber pemerintah.

Kementerian Komunikasi dan Digital + 1
Kementerian menekankan bahwa program MBG tetap dilaksanakan sebagai bagian dari kebijakan sosial untuk meningkatkan gizi anak sekolah, ibu hamil, dan masyarakat rentan. Program ini dilaksanakan melalui penyediaan makanan langsung dan bukan berupa transfer tunai, karena tujuan utamanya adalah memastikan konsumsi gizi benar-benar terjadi.

Kementerian Komunikasi dan Digital
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar tidak membagikan atau mempercayai kabar yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah, seperti situs kementerian atau akun media sosial terverifikasi. Upaya ini penting untuk mencegah penyebaran informasi palsu yang dapat menimbulkan kebingungan atau ketidakpercayaan publik terhadap program bantuan sosial.

Kementerian Komunikasi dan Digital
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi resmi tentang bantuan sosial dan program pemerintahan, disarankan langsung memeriksa sumber resmi pemerintah atau saluran komunikasi lembaga terkait untuk menghindari hoaks.

Baca Juga :  252 SPPG DI SUMUT DI TUTUP, 6 SPPG DIANTARANYA DI TAPSEL DAN PADANGSIDIMPUAN

KR03

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan
Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga
MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 
Klaim Mobil Dipasangi Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sorotan Netizen
Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026, Kodam XVIII/Kasuari Tegaskan Seleksi Transparan dan Berkualitas
Wujud Kepedulian Sesama, Kodam XII/Tanjungpura Bagikan Nasi Kotak dalam Aksi Jumat Berkah
TNI AL Satgas Yonif 2 Marinir dan Kodim 1703/Deiyai Bersinergi Bangun Harapan Warga Melalui Jembatan Garuda
Gagalkan Peredaran Narkoba Skala Besar, Kodam XII/Tpr Amankan 21,4 Kg Sabu dan Serahkan WNA Malaysia ke BNNP Kalbar
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:43 WIB

Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:23 WIB

Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 

Senin, 15 Juni 2026 - 01:23 WIB

Klaim Mobil Dipasangi Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sorotan Netizen

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:20 WIB

Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026, Kodam XVIII/Kasuari Tegaskan Seleksi Transparan dan Berkualitas

Berita Terbaru