KompasReal.id, Mandailing Natal- Tokoh Masyarakat (Tomasy) Armen Batubara Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandaling Natal (Madina). Berharap kepada Pemerintah Daerah melakukan pemasangan lampu jalan dari Desa Salambue Kecamatan Panyabungan sampai ketempat rekreasi Pintu Air Desa Padang Laru.
Mengingat bantaran sungai Pintu Air Padang laru tempat rekreasi yang selalu dikunjungi Masyarakat tiap harinya, Armen sedikit mengeluhkan minimnya pencahayaan ke lokasi tersebut. Ia menilai pencahayaan seperti lampu jalan sangat dibutuhkan untuk mengembangkan sektor rekreasi, terutama dalam mendukung aktivitas malam hari.
“Pencahayaan yang tepat tidak hanya sekadar penerangan, tetapi berfungsi sebagai infrastruktur kunci yang meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan daya tarik estetika suatu area wisata,” ucapnya saat diwawancara pada pembukaan Lopo Tepsun di Pintu Air Desa Padang Laru pada Selasa, (10/02/2026.
Armen menilai destinasi ini berfungsi sebagai pusat hiburan, pelarian dari rutinitas, dan penggerak ekonomi lokal yang terjangkau.
“Tempat rekreasi memberikan keuntungan ekonomi signifikan, menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Selain itu, destinasi wisata meningkatkan perputaran uang lokal dan mendatangkan devisa. Ucapnya.
Armen berharap dengan berjumpanya dengan Kadis Perhubungan Madina di acara pembukaan lopo tepsun semoga tahun 2026 ini ada anggaran yang bisa dianggarkan untuk pemasangan lampu jalan mulai Desa Salambue Kecamatan Panyabungan sampai Tempat Rekreasi Pintu Air Desa Padang Laru.
“Pemasangan lampu ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang lebih hidup, aman, dan nyaman bagi pengunjung maupun warga sekitar saat malam hari,” ucap Armen Selaku Tokoh Masyarakat Panyabungan Timur itu.
Hal itu juga di kuatkan Kepala Desa Padang Laru Landong saat memberikan sambutan pada pembukaan lopo Tepsun, dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan untuk dipenuhi Pemda Madina seperti Penerangan lampu jalan serta pengadaan tong sampah.
“Mohon di penuhi permohonan ini pak, sepanjang jalan ini butuh penerangan yang memerlukan pemasangan sekitar 18 sampai 20 titik lampu jalan, begitu juga dengan penyediaan tong sampah sebagai wadah penampungan sementara untuk mencegah sampah berserakan, menjaga kebersihan dan mengindari pembuangan sampah ke sungai,” ucapnya.
Menurut Kades Landong Lampu Jalan ke tempat rekreasi memberikan penerangan agar area tetap aktif di malam hari tujuan untuk menghilangkan rasa was-was atau kekhawatiran yang dirasakan masyarakat saat melintasi jalan gelap gulita di malam hari.
“Selaim memberikan keamanan dan keselamatan, lampu juga mempercantik pemandangan dan mendukung perekonomian lokal dengan memperpanjang waktu kunjungan wisata,”tutupnya. Kr11

Ket Photo: beberapa tempat Rekreasi di Pintu Air Desa Padang Laru Kecamatan Panyabungan Timur
Penulis : Dedi pulungan madina
Editor : EMAS
Sumber Berita: KompasReal.id













