KompasReal.id, Provinsi Jawa Timur mencatat prestasi membanggakan dengan menempati posisi tertinggi secara nasional dalam jumlah perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan. Berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, sebanyak 132.364 perusahaan di Jawa Timur telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, menjadi yang terbanyak dibandingkan provinsi lainnya.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi tinggi atas komitmen para perusahaan di daerahnya. Ia menyatakan bahwa angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata bahwa dunia usaha di Jatim memahami pentingnya perlindungan tenaga kerja melalui kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan.
Jawa Timur berhasil mengungguli provinsi lain seperti DKI Jakarta (116.824 perusahaan), Jawa Tengah (107.420 perusahaan), dan Jawa Barat (98.029 perusahaan). Secara nasional, jumlah perusahaan peserta mencapai 875.641 unit, dan Jawa Timur menyumbang sekitar 15 persen dari total tersebut.
Menurut Khofifah, kepatuhan perusahaan dalam mendaftarkan pekerjanya menunjukkan iklim investasi yang kondusif dan mencerminkan tanggung jawab sosial dunia usaha terhadap hak-hak pekerja dalam hal perlindungan sosial ketenagakerjaan.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana memperkuat sinergi dengan dunia usaha, asosiasi industri, serta BPJS Ketenagakerjaan agar cakupan perlindungan terhadap tenaga kerja semakin luas dan mencakup lebih banyak pekerja di berbagai sektor.
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: Bangsaonline.com












