Pemudik 63 Tahun Nekat Nyetir Jakarta–Sumatra Tanpa Tidur 2 Hari, Bawa THR Rp 50 Juta ke Kampung

Redaksi

- Penulis

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Tradisi mudik Lebaran selalu menghadirkan kisah haru dan perjuangan. Salah satunya datang dari Mulyadi (63), perantau asal Sumatera Barat yang rela menempuh perjalanan panjang dari Jakarta ke kampung halaman seorang diri demi merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Berangkat dari kawasan Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Mulyadi mengendarai mobil Mitsubishi Xpander miliknya dengan membawa lima anggota keluarga. Tanpa sopir pengganti, ia bahkan mengaku tidak tidur selama dua hari agar bisa tiba tepat waktu di kampung halaman.

Perjalanan panjang itu ia lalui dengan penuh pengalaman. Mulyadi yang telah merantau sejak 1990 dan bekerja di bidang ekspedisi pakaian, mengaku sudah sangat hafal jalur lintas Sumatera, termasuk rute alternatif untuk menghindari kemacetan. Ia sempat beristirahat di kawasan ekstrem Sitinjau Lauik sebelum melanjutkan perjalanan.

Tak hanya fisik yang kuat, Mulyadi juga mempersiapkan hal penting lainnya, yakni membawa uang tunai sekitar Rp 50 juta untuk dibagikan sebagai THR kepada keluarga dan kerabat di kampung. Baginya, berbagi rezeki saat Lebaran menjadi tradisi yang penuh makna dan kebahagiaan tersendiri.

Mulyadi berharap dapat tiba tepat waktu untuk mengikuti malam takbiran bersama keluarga di Katapiang, Batang Anai, Padang Pariaman. Ia mengaku sangat merindukan suasana makan ketupat, berkumpul, dan bersilaturahmi setelah setahun bekerja keras di perantauan, sekaligus mempererat hubungan dengan sanak saudara di kampung halaman.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: Tribuns

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rajo Linduang: Dari Legenda Kriminal ke Tokoh Adat
Allah Pemilik Ketentuan: Polwan Pontianak Pilih Sopir Truk Jadi Suami, Tak Peduli Cibiran
Dari Buruh Gudang ke Polisi: Perjalanan Wawan, Bukti Doa Ibu dan Usaha Tak Pernah Mengkhianati
Seuntai Selendang untuk Ibu Susuan: Halimah dan Nabi di Masa Kenabian
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:26 WIB

Pemudik 63 Tahun Nekat Nyetir Jakarta–Sumatra Tanpa Tidur 2 Hari, Bawa THR Rp 50 Juta ke Kampung

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:18 WIB

Rajo Linduang: Dari Legenda Kriminal ke Tokoh Adat

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:02 WIB

Allah Pemilik Ketentuan: Polwan Pontianak Pilih Sopir Truk Jadi Suami, Tak Peduli Cibiran

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:09 WIB

Dari Buruh Gudang ke Polisi: Perjalanan Wawan, Bukti Doa Ibu dan Usaha Tak Pernah Mengkhianati

Jumat, 26 Desember 2025 - 18:53 WIB

Seuntai Selendang untuk Ibu Susuan: Halimah dan Nabi di Masa Kenabian

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Rico Waas Dorong PHRI Sumut Perkuat Daya Saing Pariwisata Daerah

Minggu, 22 Mar 2026 - 15:44 WIB