KompasReal.id, Harga emas dunia kembali menunjukkan penguatan pada akhir Maret 2026 setelah sebelumnya sempat mengalami tekanan cukup tajam. Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa minat investor terhadap aset safe haven kembali meningkat di tengah ketidakpastian global.
Pada perdagangan terbaru, harga emas global bahkan sempat melonjak lebih dari 3% dan mendekati level sekitar US$4.490 per troy ounce. Kenaikan ini terjadi setelah aksi beli besar-besaran oleh investor yang memanfaatkan penurunan harga sebelumnya sebagai peluang masuk pasar.
Faktor utama yang mendorong kenaikan emas adalah meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah. Situasi tersebut memicu kekhawatiran inflasi global dan ketidakstabilan ekonomi, sehingga investor beralih ke emas sebagai instrumen lindung nilai.
Selain itu, pergerakan harga minyak yang ikut melonjak akibat konflik turut memperkuat daya tarik emas. Kondisi ini diperparah oleh ketidakpastian kebijakan suku bunga global, di mana bank sentral diperkirakan masih akan mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga untuk meredam inflasi.
Meski demikian, analis menilai pergerakan emas masih akan cenderung volatil dalam jangka pendek. Namun secara umum, prospek emas tetap positif karena didukung oleh permintaan global yang kuat dan meningkatnya risiko ekonomi dunia.
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: Reuters












