KompasReal.id, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menggelar pertemuan bersama sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda dalam rangka membahas pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D). Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati di Panyabungan, Jumat (27/3/2026), dalam suasana silaturahmi dan diskusi terbuka.
Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, menegaskan bahwa TP2D akan diisi oleh figur-figur yang memiliki kapasitas pemikiran dan kepedulian terhadap kemajuan daerah. Menurutnya, tokoh yang dilibatkan berasal dari berbagai unsur, seperti tokoh adat, tokoh agama, hingga kalangan pemuda.
Ia juga menekankan bahwa keberadaan TP2D bukanlah untuk kepentingan materi. Tim ini dibentuk sebagai wadah pengabdian murni demi mendorong percepatan pembangunan di Madina. “Ini bukan soal honor, tapi bagaimana kita bersama-sama memajukan daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyinggung keberadaan PT Sorikmas Mining yang hingga kini belum berproduksi sejak memperoleh konsesi pada 1998. Pemkab Madina, kata dia, telah menyurati pihak perusahaan serta meminta dukungan Gubernur Sumatera Utara agar sebagian lahan konsesi dapat dialokasikan bagi investor lain.
Kapolres Mandailing Natal, Bagus Priandy, mengapresiasi inisiatif Pemkab dalam menggelar forum diskusi tersebut. Ia menilai, forum ini menjadi ruang strategis untuk menghimpun ide dan gagasan konstruktif demi mendukung program pembangunan daerah ke depan.
Sementara itu, Pj Sekda Afrizal Nasution menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat Khoiruddin Lubis yang berharap pemerintah daerah tetap semangat mengelola potensi sumber daya alam. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, unsur Forkopimda, serta para kepala OPD dan camat.
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: KompasReal.id











