Pemerintah Kembali Uji Coba Sistem Tol Tanpa Berhenti (MLFF)

KompasReal.id

- Editor

Jumat, 3 April 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Pemerintah Indonesia kembali melanjutkan uji coba sistem pembayaran tol tanpa henti atau Multi Lane Free Flow (MLFF) setelah proyek tersebut sempat mengalami stagnasi. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut rekomendasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar proyek tetap dilanjutkan dan dievaluasi secara menyeluruh.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian, menjelaskan bahwa uji coba kali ini akan dilakukan secara menyeluruh atau end-to-end. Artinya, seluruh proses akan diuji mulai dari pengguna mengunduh aplikasi, melakukan transaksi, hingga pembayaran diterima oleh badan usaha jalan tol dan operator sistem.

 

Saat ini, proyek MLFF masih berada pada tahap pra-uji coba. Dalam fase ini, pihak operator diwajibkan menyiapkan kerangka acuan kerja (Term of Reference/TOR) sebagai dasar pelaksanaan uji coba. Selain itu, pemerintah juga telah melakukan functional test awal untuk menguji fitur aplikasi yang akan digunakan dalam sistem tersebut.

 

Uji coba lanjutan akan dilakukan setelah seluruh persiapan teknis dinyatakan siap, termasuk functional test tahap kedua. Pemerintah menargetkan agar pelaksanaan uji coba dapat dilakukan secepatnya, meskipun belum ada jadwal pasti yang diumumkan hingga saat ini.

 

Sistem MLFF sendiri diharapkan mampu mengurangi antrean kendaraan di gerbang tol karena pengguna tidak perlu berhenti untuk melakukan pembayaran. Dengan teknologi ini, kendaraan dapat melintas tanpa hambatan sehingga meningkatkan efisiensi dan kelancaran lalu lintas di jalan tol nasional.

 

 

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: Megapolitan.news

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru