KompasReal.id, Padangsidimpuan – Momen bersejarah terjadi di Kota Padangsidimpuan. Kejuaraan perdana cabang olahraga Domino (ORADO) yang digelar oleh Pengurus Cabang Federasi ORADO Kota Padangsidimpuan berlangsung meriah di Gubuk Coffee, Kelurahan Bincar, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini menjadi tonggak baru, di mana domino yang selama ini dikenal sebagai permainan biasa, kini resmi diakui sebagai olahraga prestasi setelah disahkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir pada 7-8 Januari 2026 lalu di Jakarta.
Pertandingan yang diikuti oleh 16 tim senior ini mempertandingkan skill dan strategi. Setelah berjuang keras, Tim KompasReal.id yang diwakili oleh pasangan Paruhum Nasution dan Tantawi Panggabean keluar sebagai juara pertama.
Sementara itu, juara kedua diraih Tim Kampung Jawa dan juara ketiga dimenangkan Tim Kapak Merah. Juara pertama dan kedua berhak mewakili Kota Padangsidimpuan ke tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, antara lain Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Ali Imron Harahap mewakili Walikota, Kasi Humas Polres AKP Kenborn Sinaga mewakili Kapolres, Ketua OKK Pengprov ORADO Sumut, Fakhruddin Harahap serta perwakilan KONI dan jajaran pengurus ORADO lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Pengcab ORADO Harry Pahlevi Harahap yang diwakili Sekretaris, Teruna Abadi Lubis, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan mulia.
“Domino kini bukan sekadar permainan, apalagi dikaitkan dengan hal negatif. ORADO adalah olahraga prestasi yang melatih konsentrasi, ketelitian, dan strategi dengan aturan yang baku dan resmi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kehadiran federasi ini tidak hanya untuk mencari atlet berprestasi, tetapi juga untuk mengubah citra domino di mata masyarakat.
“Kami ingin menghilangkan stigma negatif (judi) menjadi stigma positif yang mencerdaskan. Selain itu, kami juga ingin mengajak generasi muda untuk mengurangi kecanduan gadget, game online berlebih, hingga judi online,” jelasnya.
Menurutnya, jika olahraga ini bisa dikembangkan secara luas, bukan tidak mungkin masyarakat dan anak muda bisa terhindar dari hal-hal negatif seperti narkoba dan perjudian.
“Tujuan utama kita mengajak kaum milenial untuk beralih dari hal yang merugikan ke arah yang positif dan membangun,” tambahnya.
Di akhir acara, penyerahan piagam dan apresiasi dilakukan langsung oleh Sekretaris Pengcab ORADO Teruna Abadi Lubis, didampingi Ketua OKK Pengprov ORADO Sumut, Fakhruddin Harahap, dan Kepala Rutan Kelas II B Padangsidimpuan, Mathrios Zulhidayat Hutasoit.
Diharapkan, ORADO dapat menjadi wadah positif yang melahirkan atlet-atlet handal sekaligus menjaga nilai-nilai positif di tengah masyarakat. (KR02)
Editor : Paruhum












