Sungai Ranto Puran Terus Keruh, Warga Gunung Tua Curiga Ada Aktivitas di Hulu

Redaksi

- Editor

Senin, 27 April 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Mandailing Natal – Akhir-akhir ini Sungai Ranto Puran di Gunung Tua terus mengalami kekeruhan meski tidak sedang diguyur hujan. Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat Desa Gunung Tua Raya yang meliputi Gunung Tua Julu, Gunung Tua Tonga, Gunung Tua Jae, Gunung Tua Penggorengan, Gunung Tua Lumban Pasir, serta Desa Iparbondar Darat, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

 

Sungai tersebut merupakan salah satu sumber air utama masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, kakus (MCK), hingga sumber air minum. Aliran sungai juga telah disalurkan ke rumah-rumah warga melalui sistem pipanisasi atau PAM desa.

 

Akibat kondisi air yang keruh, aktivitas masyarakat terganggu. Sejumlah warga terpaksa menumpang mandi ke desa tetangga atau menggunakan kamar mandi dan sumur milik kerabat maupun tetangga.

Salah seorang warga Gunung Tua, Marganti Nasution, mengatakan kondisi sungai keruh sudah berlangsung cukup lama meski cuaca cerah dan tidak hujan.

 

“Kami sebagai masyarakat khawatir ada pembalakan liar di hulu sungai yang mengakibatkan sungai jadi keruh akibat gerusan aliran air. Kami juga khawatir sungai ini bisa meluap dan menghanyutkan rumah warga serta aset pemerintah. Beberapa tahun lalu jembatan dan rambin hanyut akibat luapan sungai,” ujarnya kepada media ini, Minggu (26/04/2026).

 

Ia meminta pihak berwenang segera turun tangan melakukan investigasi ke wilayah hulu sungai.

 

“Ada apa aktivitas di hulu sungai sehingga masyarakat di hilir dirugikan? Hari ini sungai juga sempat meluap skala kecil dan terlihat banyak kayu hanyut, bahkan ada balok kayu yang diduga hasil pembalakan liar oleh oknum tidak bertanggung jawab,” sambungnya.

 

Baca Juga :  Ketua TP PKK Madina Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Binaan dan Pemanfaatan Pekarangan

Media ini juga telah mengonfirmasi beberapa warga Sopo Batu yang merupakan penduduk di kawasan hulu sungai. Namun mereka mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas pembukaan lahan di daerah tersebut.

 

Marganti menambahkan, dirinya bersama warga berencana melakukan penelusuran langsung ke hulu sungai dalam waktu dekat.

“Kami sebagai masyarakat tidak akan tinggal diam,” pungkasnya. (KR11).

Penulis : Kr03

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kolaborasi Ekonomi, Pemkab Madina Kumpulkan Pelaku Usaha dan BPS Bahas Sensus 2026
Rehabilitasi di Siabu dan Naga Juang Hampir Rampung, Berikutnya Fokus Perbaikan Irigasi Bt. Gadis
Wabup Madina Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut
Wabup Madina Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut
Bupati Saipullah Hadiri Pengajian Sejuta Selawat Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Pagur
Terima Pengunjuk Rasa, Bupati Madina Buka Dialog Langsung
Bupati Madina Lantik Tiga Kepala Dinas
Bupati Madina Pastikan Penataan Pasar Baru Berlanjut
Berita ini 32 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:04 WIB

Perkuat Kolaborasi Ekonomi, Pemkab Madina Kumpulkan Pelaku Usaha dan BPS Bahas Sensus 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:58 WIB

Rehabilitasi di Siabu dan Naga Juang Hampir Rampung, Berikutnya Fokus Perbaikan Irigasi Bt. Gadis

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:54 WIB

Wabup Madina Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:51 WIB

Wabup Madina Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:11 WIB

Bupati Saipullah Hadiri Pengajian Sejuta Selawat Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Pagur

Berita Terbaru