Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global? Investor Kini Bisa Akses Tokenisasi Aset Global Mulai Rp10.000 di Bittime

Vritime

- Editor

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id –  Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS kembali menjadi perhatian investor dan masyarakat Indonesia. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, investor mulai mencari instrumen yang dapat membantu menjaga nilai aset sekaligus memberikan diversifikasi portofolio. Selaras dengan ini President Director Bittime, Ronny Prasetya dalam diskusi nya bersama Sindonews, memandang tokenisasi aset global sebagai salah satu alternatif investasi di tengah volatilitas pasar.

Di tengah gejolak geopolitikal global dan tekanan terhadap nilai tukar Rupiah, investor mulai mempertimbangkan diversifikasi ke berbagai kelas aset sesuai profil risiko masing-masing. Tokenisasi Real World Assets (RWA) menjadi salah satu inovasi yang membuka akses investasi global yang lebih inklusif bagi masyarakat Indonesia.

President Director Bittime, Ronny Prasetya menyampaikan bahwa saat ini investor memiliki berbagai pilihan instrumen investasi mulai dari komoditas, saham, obligasi, hingga aset kripto yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi keuangan. Tokenisasi Real World Assets (RWA) merupakan aset dunia nyata yang direpresentasikan dalam bentuk token digital di jaringan blockchain. Melalui proses tokenisasi, berbagai aset yang sebelumnya sulit dijangkau oleh investor dapat diakses secara lebih mudah dan efisien.

“Tokenisasi aset global pada dasarnya menghubungkan dunia keuangan tradisional dengan ekosistem aset digital. Dengan begitu, investor dapat memperoleh akses terhadap aset yang memiliki nilai nyata, dan fleksibilitas transaksi yang ditawarkan teknologi blockchain. Konsep ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap aset yang memiliki nilai ekonomi riil, sambil memanfaatkan keunggulan teknologi blockchain seperti transparansi, efisiensi, dan aksesibilitas yang lebih luas,” jelas Ronny.

Ronny memandang tokenisasi RWA dapat menjadi salah satu opsi bagi investor yang mengutamakan stabilitas dan diversifikasi portofolio. Sebab, aset tokenisasi RWA memiliki dasar yang dapat diukur dan bernilai nyata, sehingga memberikan pendekatan investasi yang lebih dekat dengan instrumen keuangan konvensional. Namun, investor tetap harus memahami bahwa setiap instrumen memiliki karakteristik dan risiko yang berbeda.

Baca Juga :  Pererat Kebersamaan, Manajemen BRI Region 6 Gelar Jogging Bersama di Kawasan TMII

Perkembangan regulasi yang semakin jelas menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri aset digital di Indonesia. Di mana, industri aset kripto tengah mengalami transformasi fundamental, dan bergeser dari aset yang bersifat spekulatif menuju instrumen yang memiliki nilai riil melalui tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Dukungan OJK terhadap inovasi teknologi keuangan, termasuk pengembangan tokenisasi aset dunia nyata, juga memberikan sinyal positif terhadap perkembangan industri aset digital dan aset kripto Indonesia.

Sebagai platform perdagangan aset keuangan digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bittime menghadirkan akses yang mudah bagi masyarakat untuk memasuki ekosistem aset digital, termasuk aset-aset berbasis RWA. Dan hanya memperdagangkan aset kripto yang masuk dalam daftar aset kripto yang diperbolehkan untuk diperdagangkan di Indonesia sesuai ketentuan regulator dan berada dalam pengawasan OJK.

Lebih lanjut, untuk mulai berinvestasi, pengguna cukup mengunduh aplikasi Bittime, melakukan registrasi akun, menyelesaikan proses verifikasi identitas (KYC), kemudian melakukan deposit dana. Setelah itu, pengguna dapat mulai bertransaksi berbagai aset digital mulai dari Rp10.000.

Sebagai platform aset global bagi Indonesia, Bittime menghadirkan tiga langkah investasi yang mudah bagi investor. Mulai dengan proses Entry deposit rupiah dari berbagai pilihan bank dan e-wallet. Kemudian Allocate dan akses terhadap berbagai pilihan aset global tokenisasi US Dollar (USDT), Emas (XAUT), Tesla Tokenized Stock (TSLAX), Apple Tokenized Stock (AAPLX), SP500 Tokenized ETF (SPYX), dan Nasdaq Tokenized ETF (QQQX). Sehingga investor dapat mengakses berbagai aset diversifikasi dalam satu akun atau All-in-One Account.

Namun, tentu investor perlu memahami bahwa dinamika pasar memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap strategi portofolio masing-masing. Mengingat, kondisi volatilitas pasar yang dapat menciptakan peluang, sekaligus risiko lebih tinggi.

Baca Juga :  Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara, Dukung Fiskal Nasional

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini. Sebab, aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

About Bittime
Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta terdaftar pada Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Sudirman Semanggi Sosialisasikan BRIGuna bagi Pegawai DPR RI Menjelang Masa Pensiun
Tangkap Tren Luxury Preloved, deGaiya Luncurkan Lelang Tas Branded Rutin Dua Kali Seminggu
Saatnya Ubah Koneksi Menjadi Peluang Cuan Bersama CUANTASTIC
Percepat Transformasi Digital Koperasi, KoperasiGO Jalin Kerja Sama Strategis dengan Koperasi Karyawan GBK
XCION Sukses Gelar Festival Inovasi Digital ke-4 Tahun 2026, Menargetkan MCION 4th CXO Summit di Penang
Pada 2025 AI menjadi permukaan serangan. Pada 2026, OrcaRouter menjadikan pertahanannya gratis.
Mall @ Alam Sutera Hadirkan “Summer Splash”, Temani Liburan Sekolah hingga Momen Back to School dengan Beragam Aktivitas Seru
Permendag 19/2026 Resmi Berlaku, 6 Poin Penting Ini Wajib Diketahui Pengusaha Digital
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:44 WIB

BRI Sudirman Semanggi Sosialisasikan BRIGuna bagi Pegawai DPR RI Menjelang Masa Pensiun

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tangkap Tren Luxury Preloved, deGaiya Luncurkan Lelang Tas Branded Rutin Dua Kali Seminggu

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:27 WIB

Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global? Investor Kini Bisa Akses Tokenisasi Aset Global Mulai Rp10.000 di Bittime

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:23 WIB

Percepat Transformasi Digital Koperasi, KoperasiGO Jalin Kerja Sama Strategis dengan Koperasi Karyawan GBK

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:05 WIB

XCION Sukses Gelar Festival Inovasi Digital ke-4 Tahun 2026, Menargetkan MCION 4th CXO Summit di Penang

Berita Terbaru

Jakarta

Prabowo Resmi Teken UU Polri Nomor 5 Tahun 2026

Rabu, 24 Jun 2026 - 07:39 WIB