Film Baby Udon Bagikan First Look, Perjuangan Fanny dan Hajime Kondoh Mendapatkan Buah Hati Di Tengah Sakit Kanker

Vritime

- Editor

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id – Perjalanan content creator, Fanny Kondoh, dalam membangun keluarga kecilnya bersama sang suami, Hajime Kondoh, pernah menyentuh hati jutaan orang. Dari pertemuan pertama dengan suami, hingga menjadi pejuang dua garis yang dihadapkan cobaan berat: sakit kanker Hajime, keteguhan dan kepercayaannya dalam membagikan kebaikan untuk memudahkan cobaannya, berhasil menginspirasi banyak orang.

Cerita mereka kini dihidupkan lewat film dengan judul BABY UDON garapan sutradara Fajar Bustomi di bawah rumah produksi Sumargo Films dan LYTO Pictures. Dipercaya untuk membawa kisah nyata dari Fanny dan Hajime ke layar lebar, adalah Caitlin Halderman dan Denny Sumargo.

Baby Udon mengangkat tentang FANNY (Caitlin Halderman) yang bertemu, jatuh cinta, dan menikah dengan HAJIME KONDOH (Denny Sumargo). Perjuangan mereka setelah menikah penuh dengan lika-liku, dari kesulitan untuk memiliki anak hingga keadaan Hajime yang kian memburuk setelah Hajime didiagnosis menderita kanker. Fanny yang rapuh harus menanggung beban ganda: merawat Hajime sambil berjuang untuk tetap kuat. Walau keadaan Hajime  semakin hari kian memburuk, ia tetap memikirkan mimpi mereka menjadi orang tua. Hajime pada akhirnya harus menemui ajalnya, tetapi Fanny berhasil mengandung dan melahirkan bayi mereka, yang dijuluki Baby Udon.

First look yang tayang pada 2 Juli 2026 memperlihatkan Fanny yang terbaring di ruang operasi, seperti mengingat kembali memori-memorinya selama bersama Hajime yang penuh dengan isak tangis, momen manis, dan perjuangan dramatis.

Dari cuplikan singkat tersebut, penonton tentu dapat menantikan lebih banyak momen mengharukan di film BABY UDON yang akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.

Jika kamu belum melihat first look tersebut, jangan ketinggalan dan saksikan di link berikut ini:

Baca Juga :  5 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membuka Rekening Online

FIRST LOOK BABY UDON | 3 SEPTEMBER 2026

Tentang LYTO PICTURES

TENTANG LYTO PICTURES LYTO PICTURES adalah perusahaan produksi film asal Indonesia yang bergerak di industri hiburan digital dan kreatif, dan mengkhususkan diri dalam produksi dan distribusi konten film dan seri.

Sejak berdiri pada tahun 2018, LYTO Pictures telah mendanai dan memproduksi berbagai film, sebagai berikut: DreadOut, Jailangkung: Sandekala, PAMALI, Pamali: Dusun Pocong, Pengantin Iblis, Pamali: Tumbal, dan Sampai Titik Terakhirmu.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Pasar Crypto Semakin Dinamis, Bittime Hadirkan Program Berhadiah $HYPE hingga Sepuluh Juta Rupiah
Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat
Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira
Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru
ETF Bitcoin Kehilangan US$450 Juta Setelah Clarity Act Gagal Melaju di Senat AS
LRT Jabodebek Hadirkan Layar Interaktif, Permudah Pengguna Akses Informasi di Stasiun
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:24 WIB

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Minggu, 20 September 2026 - 18:58 WIB

Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat

Minggu, 20 September 2026 - 12:43 WIB

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

Minggu, 20 September 2026 - 12:25 WIB

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

ETF Bitcoin Kehilangan US$450 Juta Setelah Clarity Act Gagal Melaju di Senat AS

Berita Terbaru