Sistem Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Parepare Dapat Respons Positif

Vritime

- Editor

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang pengelolaan terminal nonpetikemas, terus memperkuat transformasi digital melalui penerapan sistem pembayaran nontunai di pintu masuk Pelabuhan Nusantara Parepare yang sudah diterapkan sejak Februari lalu.

Implementasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih cepat, transparan, efisien, serta akuntabel, sekaligus mendukung ekosistem logistik nasional berbasis digital.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Parepare, Beny, menyampaikan bahwa sistem pembayaran nontunai ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperlancar arus kendaraan di area pelabuhan.

“Penerapan sistem nontunai ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung digitalisasi layanan kepelabuhanan. Sistem ini mempercepat proses transaksi, mengurangi antrean, serta meningkatkan akurasi dan transparansi,” ujar Beny.

Dari sisi penyedia sistem, Direktur Penyedia Jasa E-Money, Nurul, menegaskan bahwa digitalisasi pembayaran menutup ruang terjadinya penyimpangan transaksi manual.

“Dengan sistem digital, setiap transaksi tercatat secara akurat sesuai tarif resmi dan menutup celah manipulasi yang berpotensi terjadi pada pembayaran tunai,” ujarnya.

Seiring implementasi di lapangan, sistem nontunai ini juga mendapat respons positif dari pengguna jasa pelabuhan. Mereka menilai layanan menjadi lebih tertib, cepat, dan transparan dibandingkan sistem manual sebelumnya.

Salah satu pengguna jasa pelabuhan, Herul, menyampaikan bahwa penerapan sistem nontunai di pintu masuk pelabuhan ini membuat proses masuk pelabuhan menjadi lebih mudah dan tertib. Ia menilai sistem ini membantu mengurangi potensi praktik tidak resmi dalam transaksi di lapangan.

“Sekarang prosesnya lebih praktis dan jelas karena semuanya sudah pakai sistem. Tidak seperti dulu yang masih manual,” ungkap Herul.

Pengguna jasa lainnya juga menilai sistem ini membuat arus kendaraan lebih lancar karena tidak lagi terjadi antrean panjang akibat transaksi tunai.

Baca Juga :  Lebih dari Sekedar Ibadah, Adam Rangkuti, Pengusaha Kaos Kaki, Bagikan Kegembiraan Idul Adha di Padangsidimpuan

“Lebih cepat masuk pelabuhan, antrean juga jauh berkurang,” ujar Rudi, salah satu pengguna jasa pelabuhan.

About PT Pelindo Multi Terminal
PT Pelindo Multi Terminal merupakan Anak Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang fokus pada pengelolaan operasional terminal nonpetikemas di Indonesia.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan
Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini
Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165
Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat
ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia
Tahukah Kamu? Hati Bekerja Tanpa Henti Menjaga Tubuh, Tapi Saat Bermasalah, Gejalanya Sering Tidak Disadari
Memahami Koreksi Teknis: Strategi Menemukan Titik Entri Terbaik di Pasar Emas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:20 WIB

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:02 WIB

Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:47 WIB

Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:04 WIB

Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat

Berita Terbaru