Tahukah Kamu? Hati Bekerja Tanpa Henti Menjaga Tubuh, Tapi Saat Bermasalah, Gejalanya Sering Tidak Disadari

Vritime

- Editor

Senin, 13 Juli 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id – Hati atau liver adalah salah satu organ terpenting dalam tubuh yang bekerja tanpa henti untuk menyaring racun, membantu proses metabolisme, menyimpan energi, hingga memproduksi berbagai zat yang dibutuhkan tubuh. Sayangnya, ketika hati mengalami gangguan, gejalanya sering kali tidak disadari. Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah hepatitis, yaitu peradangan pada hati yang dapat disebabkan oleh infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, penyakit autoimun, maupun efek samping obat-obatan tertentu. Jika tidak ditangani dengan baik, hepatitis dapat berkembang menjadi sirosis, gagal hati, bahkan kanker hati.

Pada tahap awal, hepatitis sering tidak menimbulkan gejala yang khas. Namun, beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain mudah lelah, demam, mual, nafsu makan menurun, nyeri pada perut kanan atas, urine berwarna gelap, feses berwarna pucat, hingga kulit dan bagian putih mata menguning (jaundice). Karena gejalanya sering menyerupai penyakit lain atau bahkan tidak muncul sama sekali, banyak orang baru mengetahui dirinya mengalami gangguan hati ketika kondisinya sudah cukup parah. Itulah mengapa deteksi dini menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan liver.

Hepatitis memiliki beberapa tipe, yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E, dengan cara penularan yang berbeda. Hepatitis A dan E umumnya menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, sedangkan hepatitis B, C, dan D dapat menular melalui darah, hubungan seksual, atau dari ibu ke bayi saat persalinan. Di antara kelima tipe tersebut, hepatitis B dan C menjadi perhatian utama karena berpotensi berkembang menjadi infeksi kronis yang meningkatkan risiko sirosis dan kanker hati. Kabar baiknya, hepatitis A dan B dapat dicegah melalui vaksinasi, sementara risiko komplikasi hepatitis dapat ditekan melalui skrining dan pemantauan kesehatan secara berkala.

Pencegahan hepatitis dapat dimulai dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menghindari berbagi jarum suntik atau alat pribadi yang berisiko terpapar darah, melakukan hubungan seksual yang aman, serta melengkapi vaksinasi sesuai rekomendasi dokter. Selain itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga berperan penting untuk mengetahui kondisi liver, terutama bagi Anda yang memiliki faktor risiko, seperti riwayat hepatitis dalam keluarga, penyakit metabolik, atau hasil pemeriksaan fungsi hati yang pernah menunjukkan kelainan. Bila terdeteksi lebih awal, dokter dapat menentukan penanganan yang tepat sesuai penyebab hepatitis, mulai dari pemantauan, pemberian obat antivirus, hingga terapi lanjutan bila diperlukan.

Baca Juga :  PPM Tapsel Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Dalam rangka memperingati World Hepatitis Day, Prodia menghadirkan harga spesial untuk membantu masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan liver. Manfaatkan promo ProHealthy Liver 1, ProHealthy Liver 1 Advanced, ProHealthy Liver 2, vaksinasi Hepatitis A dan B, serta pemeriksaan pendukung lainnya seperti HBV-DNA dan USG Thorax sesuai kebutuhan. Konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter dan lakukan pemeriksaan di Prodia terdekat atau buat janji dengan mudah melalui WhatsApp Kontak Prodia 0855 1500 830 maupun aplikasi U by Prodia. Karena semakin dini mengetahui kondisi liver, semakin besar peluang untuk menjaganya tetap sehat.

#Prodia #TenangKarenaTau

******

About Prodia Health Care
Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk. Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun hingga 31 Maret 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 395 outlet, di 82 kota, 112 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre,, Prodia Women’s Health Centre, dan Prodia Senior Health Centre. Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165
Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat
ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia
Memahami Koreksi Teknis: Strategi Menemukan Titik Entri Terbaik di Pasar Emas
Gayamharjo Naik Kelas! BRI Life dan BRI Research Institute Dorong Inovasi Singkong Jadi Pie Susu dari Tepung Mocaf
Drone DJI Matrice 4 Thermal untuk Inspeksi dan Pemantauan Keamanan
Unitree G1: Robot Humanoid untuk Riset AI dan Pengembangan Robotika
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:47 WIB

Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:04 WIB

Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat

Senin, 13 Juli 2026 - 21:59 WIB

ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia

Senin, 13 Juli 2026 - 21:34 WIB

Tahukah Kamu? Hati Bekerja Tanpa Henti Menjaga Tubuh, Tapi Saat Bermasalah, Gejalanya Sering Tidak Disadari

Berita Terbaru

Mandailing natal

Forkopimda Madina Sepakat Perpanjang Masa Transisi Sampai Januari 2027

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:24 WIB