India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam

Vritime

- Editor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id – Pemerintah India menilai kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia meninggalkan kesan yang sangat mendalam, tidak hanya karena berbagai hasil konkret yang dicapai, tetapi juga berkat sambutan hangat dan penghormatan kenegaraan yang diberikan oleh Indonesia sepanjang lawatan tersebut.

Dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (7/7/2026) malam, Sekretaris (Timur) Kementerian Luar Negeri India, Rudrendra Tandon, mengatakan kunjungan tersebut merupakan salah satu yang paling berkesan bagi delegasi India. Menurutnya, perhatian dan penghormatan yang diberikan pemerintah Indonesia mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara kedua negara.

Salah satu momen yang paling membekas, kata Tandon, adalah pengawalan pesawat kepresidenan India oleh tiga pesawat tempur F-16 dan dua Sukhoi Su-27/30 TNI Angkatan Udara saat memasuki wilayah udara Indonesia, yang kemudian disusul dengan penyambutan langsung Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

“Ada penghormatan berupa jet-jet tempur yang menyambut Perdana Menteri saat memasuki wilayah udara Indonesia, serta gestur istimewa Presiden Prabowo yang menyambut beliau secara pribadi di bandara. Jika digabungkan, ini menjadi sebuah kunjungan yang sangat berkesan,” ujar Tandon.

Selain penyambutan tersebut, Tandon menyebut penganugerahan Bintang Republik Indonesia Adipurna, tanda kehormatan tertinggi Republik Indonesia, kepada PM Modi sebagai salah satu kejutan sekaligus penghormatan yang paling bermakna selama kunjungan berlangsung. Menurutnya, penghargaan tersebut mencerminkan pengakuan Indonesia terhadap kontribusi Modi dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Meski kunjungan menghasilkan berbagai kesepakatan strategis, mulai dari kerja sama pertahanan, kesehatan, pertanian, telekomunikasi, pendidikan hingga ekonomi digital, Tandon mengatakan suasana persahabatan yang tercipta sepanjang lawatan justru menjadi hal yang paling diingat oleh delegasi India.

“Tentu saja banyak agenda kerja yang telah diselesaikan, tetapi atmosfer dari kunjungan inilah yang rasanya belum bisa saya gambarkan dengan sepenuhnya. Yang pasti, dari pihak kami, ini adalah kunjungan yang tidak biasa dan sangat luar biasa,” katanya.

Baca Juga :  Have Your Sweet Moments with Anything Snacks at PIK Avenue

Dalam kesempatan yang sama, Tandon juga menegaskan bahwa kerja sama pertahanan menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan kedua pemimpin. Ia mengatakan kolaborasi terkait rudal jelajah supersonik BrahMos dan rudal udara-ke-udara bertujuan memperkuat kemandirian dan kapabilitas pertahanan kedua negara melalui pengembangan sistem yang dimiliki bersama.

Menurut Tandon, Indonesia dan India sebagai dua negara berkembang memiliki visi yang sama untuk membangun kemampuan pertahanan nasional melalui kolaborasi, bukan sekadar hubungan komersial.

“BrahMos dan rudal udara-ke-udara merupakan area baru dalam kolaborasi kita. Manfaatnya sudah jelas, yaitu kita menjadi mandiri dan mengembangkan kapabilitas kita sendiri berdasarkan sistem yang kita miliki dan kuasai,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembahasan di tingkat kepala negara lebih difokuskan pada arah kerja sama strategis, sementara rincian kontrak komersial akan ditindaklanjuti oleh perusahaan dan lembaga terkait, termasuk BrahMos Aerospace, Bharat Dynamics Limited (BDL), Kementerian Pertahanan RI, dan Republikorp.

Tandon menegaskan bahwa kerja sama pertahanan tersebut merupakan bagian dari implementasi Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia dan India yang telah terjalin sejak 2018. Ia juga menyebut kunjungan PM Modi ke Indonesia berhasil membuka babak baru hubungan bilateral yang semakin luas, mencakup pertahanan, teknologi, ekonomi digital, pendidikan, hingga pelestarian warisan budaya melalui proyek konservasi Candi Prambanan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan
Bitcoin Tembus US$87.000, Seberapa Tinggi BTC Bisa Melaju?
Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang
Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia
Kebutuhan Dana Tunai Menguat, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan 44,74%
Perkuat Angkutan Komoditas Pangan, KAI Logistik dan PT Bogantara Indo Transport Tandatangani Kerja Sama Pengiriman Hasil Bumi, Pangan, Ternak dan Pendukungnya dengan Kereta Api
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:01 WIB

KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

Rabu, 23 September 2026 - 11:29 WIB

Bitcoin Tembus US$87.000, Seberapa Tinggi BTC Bisa Melaju?

Selasa, 22 September 2026 - 23:51 WIB

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang

Selasa, 22 September 2026 - 23:28 WIB

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

Selasa, 22 September 2026 - 23:20 WIB

Kebutuhan Dana Tunai Menguat, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan 44,74%

Berita Terbaru