Ducking.id Perkuat Layanan Impor Borongan dan B2B dari China, Dampingi Pelaku Usaha dari Pemula hingga Skala Perusahaan

Vritime

- Editor

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id – Ducking.id, platform jasa impor China asal Indonesia, memperkuat layanannya sebagai jasa impor China B2B dan impor borongan bagi UMKM, reseller, pemilik brand, dan perusahaan, sekaligus tetap menjadi pintu masuk yang mudah bagi importir pemula. Melalui Ducking.id, pelanggan dapat memulai dari pembelian pertama melalui jasa titip, lalu berkembang ke pembelian grosir dari marketplace B2B China seperti 1688 dan Alibaba, serta dari Taobao, Tmall, dan AliExpress, tanpa harus berpindah layanan.

Langkah ini sejalan dengan semakin besarnya peran China sebagai sumber pasokan barang bagi Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), China tetap menjadi mitra dagang utama Indonesia dengan pangsa sekitar 36 persen dari total impor nasional pada 2025. Pada sektor nonmigas, impor dari China naik 19,57 persen dan menyumbang 41,6 persen dari total impor nonmigas sepanjang 2025.

“Banyak pelanggan kami memulai dari belanja pertama lewat jasa titip, lalu berkembang menjadi reseller dan pemilik brand yang impor borongan setiap bulan. Karena itu, kami memperkuat Ducking.id sebagai jasa impor China B2B, tanpa meninggalkan kemudahan yang membuat pemula nyaman memulai impor,” ujar Sovia, Import Consultant Ducking.id.

Menurut Sovia, kebutuhan pelanggan berubah seiring pertumbuhan bisnis mereka. Importir pemula umumnya membutuhkan proses yang sederhana dan pendampingan dalam memilih barang. Ketika bisnis berkembang, tantangannya bergeser ke hal lain, seperti menjaga kualitas barang tetap konsisten di setiap pemesanan, membayar supplier dalam mata uang RMB, berkomunikasi dengan supplier berbahasa Mandarin, serta mengendalikan ongkos kirim ketika barang dibeli dari beberapa supplier sekaligus.

Satu alur layanan, dari pembelian pertama hingga impor borongan

Ducking.id menyatukan seluruh tahapan impor dalam satu layanan yang dapat digunakan di setiap tahap pertumbuhan bisnis:

Baca Juga :  Jelang Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Cetak Rekor 3 Juta Pengguna dalam Sebulan

1. Pembelian tanpa akun marketplace. Pelanggan dapat memesan dari 1688, Alibaba, Taobao, Tmall, dan AliExpress melalui aplikasi Ducking.id, baik untuk pembelian satuan maupun grosir, tanpa perlu membuat akun marketplace China atau bernegosiasi dalam bahasa Mandarin.

2. Pembayaran dalam Rupiah melalui layanan Ducking.id jasa transfer RMB untuk pembayaran ke supplier di China.

3. Konsolidasi pesanan multi-supplier. Barang dari beberapa supplier dikumpulkan terlebih dahulu, lalu dikirim dalam satu pengiriman agar biaya logistik lebih efisien.

4. Pemeriksaan sebelum pengiriman. Barang diperiksa sebelum diberangkatkan untuk mengurangi risiko barang tidak sesuai pesanan.

5. Pengiriman dan kepabeanan. Barang dikirim melalui jalur laut atau udara, termasuk pengurusan kepabeanan hingga tiba di Indonesia.

“Kami ingin pelanggan tidak perlu mencari layanan baru setiap kali bisnisnya naik kelas. Yang hari ini baru mencoba impor pertama kali, besok bisa restock borongan di tempat yang sama. Itulah arti mitra impor jangka panjang bagi kami,” tambah Sovia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kerja 5x Lebih Cepat Pakai AI Agent Rahasia Perusahaan Top Nasional Dirombak Freddie Kashawan dan AIPreneur Menggunakan Workflow AI Multi-Agen
Hilirisasi Mineral Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi
Tujuh Stasiun Daop 2 Bandung Jadi Simpul Mobilitas Yang Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Jabar
Ademco Security Group Meluncurkan UltraSenSync: Teknologi Vision AI Mengubah Sistem Keamanan dan Pengelolaan Fasilitas
SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas
Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan
Harga Minyak WTI Hari Ini Berpotensi Turun, Ini Analisis Dupoin Futures
KALOG Express Beri Diskon Sebulan Penuh untuk Pengiriman ke Bandar Lampung
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Kerja 5x Lebih Cepat Pakai AI Agent Rahasia Perusahaan Top Nasional Dirombak Freddie Kashawan dan AIPreneur Menggunakan Workflow AI Multi-Agen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Ducking.id Perkuat Layanan Impor Borongan dan B2B dari China, Dampingi Pelaku Usaha dari Pemula hingga Skala Perusahaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Tujuh Stasiun Daop 2 Bandung Jadi Simpul Mobilitas Yang Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Jabar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Ademco Security Group Meluncurkan UltraSenSync: Teknologi Vision AI Mengubah Sistem Keamanan dan Pengelolaan Fasilitas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:48 WIB

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Berita Terbaru

Mandailing natal

BBGTK Sumut Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana bagi Guru di Madina

Minggu, 4 Okt 2026 - 21:41 WIB