Ketua DPP Elang 3 Hambalang SUMUT Ardiyunus Siregar Dukungan Penuh Terhadap RUU TNI: Menjaga Kedaulatan dan Stabilitas Nasional

Redaksi

- Penulis

Rabu, 16 April 2025 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Ardiyunus Siregar, Ketua DPP Elang 3 Hambalang Sumut, saat memberikan pernyataan dukungan terhadap UU TNI.

i

Keterangan Foto: Ardiyunus Siregar, Ketua DPP Elang 3 Hambalang Sumut, saat memberikan pernyataan dukungan terhadap UU TNI.

Medan, KompasReal.com — Ardiyunus Siregar, Ketua DPP Elang 3 Hambalang Sumatera Utara, memberikan dukungan menyeluruh terhadap RUU TNI yang baru saja disahkan oleh DPR RI menjadi UU TNI. Dalam wawancaranya saat perayaan Dirgahayu Kopassus ke-73, ia menekankan pentingnya penguatan kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di tengah situasi geopolitik global yang semakin kompleks.

“UU TNI adalah fondasi strategis bagi penguatan peran militer di tengah ancaman multidimensi yang semakin kompleks,” ungkap Ardiyunus kepada awak media, Rabu 16 April 2025.

Dalam konteks ini, pengesahan UU TNI dianggap sebagai langkah yang sangat tepat oleh Ardiyunus, yang menilai bahwa beberapa kelompok masyarakat yang menolak RUU TNI cenderung tidak melihat keadaan global yang lebih luas.

Ardiyunus menegaskan bahwa penguatan regulasi ini merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia juga menggarisbawahi beberapa alasan mengapa UU TNI sangat diperlukan saat ini, antara lain:

1. Menghadapi Ancaman Non-Tradisional: Dengan berkembangnya ancaman seperti siber dan disinformasi, peran aktif TNI sangat diharapkan dalam menjamin ketahanan nasional.

2. Menjaga Stabilitas Dalam Negeri: TNI berfungsi sebagai pilar stabilitas nasional dalam situasi krisis, dan UU yang kuat bisa memastikan legalitas peran tersebut.

3. Sinkronisasi Antarlembaga : Revisi UU akan memperbaiki koordinasi antara TNI dan lembaga sipil terkait untuk operasi militer yang lebih terintegrasi.

4. Penguatan Moral dan Integritas Institusi : UU ini menjamin perlindungan bagi prajurit, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih yakin dan berpegang pada etika militer.

Namun, dukungan terhadap UU TNI ini tidak tanpa kritik. Sejumlah elemen masyarakat sipil dan mahasiswa mengungkapkan kekhawatiran tentang potensi “militerisasi sipil,” dan mengingatkan akan pentingnya supremasi sipil dalam negara demokrasi. Dalam tanggapannya, Ardiyunus mengajak semua pihak untuk membaca UU TNI secara objektif, tanpa terjebak dalam narasi ketakutan.

Baca Juga :  Kapolres Padangsidimpuan Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

“Kita harus jernih. Penguatan TNI bukan berarti mengancam sipil, tapi memperkuat sinergi dalam membangun negara,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026
Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret
Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594
Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto Tinjau Langsung Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Papua Selatan  
252 SPPG DI SUMUT DI TUTUP, 6 SPPG DIANTARANYA DI TAPSEL DAN PADANGSIDIMPUAN
Kasad Hadiri Peringatan HUT ke-65 Kostrad di Cilodong
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:08 WIB

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:16 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 12:14 WIB

PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB