Kebijakan Efisiensi Pemko Padangsidimpuan Timbulkan Gejolak, Media Cetak Terdampak

Redaksi

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Erijon Damanik salah satu kepala perwakilan pemasaran  koran yang keluhkanpengurangan atau penghentian pembayaran oleh beberapa OPD Pemko Padangsidimpuan.

i

Keterangan Foto: Erijon Damanik salah satu kepala perwakilan pemasaran koran yang keluhkanpengurangan atau penghentian pembayaran oleh beberapa OPD Pemko Padangsidimpuan.

Padangsidimpuan, KompasReal.com – Kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan berdampak negatif pada media cetak lokal, menimbulkan kerugian finansial dan pertanyaan besar tentang transparansi serta akuntabilitas pemerintah.

Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemko Padangsidimpuan mengurangi pembayaran langganan koran menjadi satu triwulanan, bahkan ada yang menghentikan langganan sama sekali tanpa pemberitahuan.

“Banyak OPD yang mengurangi pembayaran tagihan langganan koran; ada yang bayar hanya satu triwulanan saja, bahkan ada yang stop berlangganan. Padahal kita di perusahaan sempat bayar di depan, kalau sudah begini kita jadi rugi menghadapinya,” ungkap Erijon Damanik salah satu kepala biro pemasaran media cetak di Padangsidimpuan. Pernyataan ini mencerminkan kesulitan yang dihadapi media cetak akibat kebijakan efisiensi tersebut.

Penurunan jumlah langganan koran di berbagai OPD menimbulkan kerugian finansial yang signifikan bagi perusahaan media. Ketidakpastian pembayaran dan kurangnya komunikasi yang jelas dari Pemko Padangsidimpuan semakin memperparah situasi.

Kurangnya transparansi dalam tata kelola penerimaan dan pembayaran langganan koran menimbulkan kekhawatiran akan potensi penyimpangan anggaran. Ketidakjelasan mekanisme pengurangan atau penghentian langganan tanpa pemberitahuan sebelumnya juga menjadi sorotan.

Erijon menambahkan kekhawatirannya terkait kurangnya komunikasi dan transparansi dari Pemko Padangsidimpuan.

“Pemko Padangsidimpuan perlu memberikan klarifikasi terkait kebijakan efisiensi anggaran ini, termasuk rincian penghematan dan dampaknya terhadap berbagai sektor, termasuk media. Perlu juga dijelaskan mekanisme komunikasi yang lebih baik dengan mitra kerja ke depannya.”

Situasi ini menyoroti pentingnya komunikasi yang efektif dan transparansi dalam pengambilan kebijakan pemerintah. Pemotongan anggaran yang tiba-tiba tanpa koordinasi yang memadai dapat berdampak buruk pada berbagai pihak, termasuk media yang memiliki peran penting dalam penyampaian informasi kepada publik.

Ketidakjelasan kebijakan efisiensi ini juga menimbulkan pertanyaan tentang akuntabilitas penggunaan anggaran publik. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran digunakan dan dampak kebijakan tersebut terhadap berbagai sektor.

Baca Juga :  Rakor Lintas Sektoral Pastikan Lebaran Aman di Padangsidimpuan

” Perlu adanya mekanisme yang lebih baik dalam pengelolaan anggaran dan komunikasi dengan mitra kerja pemerintah. Hal ini penting untuk menghindari dampak negatif yang tidak diinginkan dan menjaga hubungan yang harmonis antara pemerintah dan media.” ujarnya.

Lanjutnya, Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan penjelasan yang rinci dan transparan terkait kebijakan efisiensi anggaran ini, serta membuka ruang dialog dengan media cetak untuk mencari solusi yang saling menguntungkan.

” Ke depannya, diharapkan Pemko Padangsidimpuan dapat menerapkan kebijakan efisiensi anggaran yang lebih terencana dan terukur, dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap berbagai sektor dan melibatkan mitra kerja dalam proses pengambilan keputusan.” tutup Erijon Damanik.

 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh Klaim “Verifikasi DNA Aset Nusantara” di Swiss, Pakar Minta Publik Tetap Kritis
Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas
Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes
KDMP Koperasi Desa Merah Putih Diperkuat Landasan Hukum, Sejalan Arahan Prabowo Subianto untuk Kemandirian Desa
Skandal Gadai SK Guncang Padangsidimpuan: 34 Polisi Terseret, Rp10,2 Miliar Menguap, Bank Rakyat Indonesia Disorot!”
Dinamika Ekonomi Global Tekan Indonesia, Pemerintah Diminta Waspada
Harga Emas Dunia Naik Lagi, Sentimen Geopolitik Dorong Lonjakan
MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:19 WIB

Heboh Klaim “Verifikasi DNA Aset Nusantara” di Swiss, Pakar Minta Publik Tetap Kritis

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:04 WIB

Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:49 WIB

Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes

Rabu, 29 April 2026 - 16:08 WIB

KDMP Koperasi Desa Merah Putih Diperkuat Landasan Hukum, Sejalan Arahan Prabowo Subianto untuk Kemandirian Desa

Senin, 6 April 2026 - 20:29 WIB

Skandal Gadai SK Guncang Padangsidimpuan: 34 Polisi Terseret, Rp10,2 Miliar Menguap, Bank Rakyat Indonesia Disorot!”

Berita Terbaru