Kenapa Baru Sibuk Razia Gas Subsidi Saat Langka? Fakta Pelanggaran di Padangsidimpuan Terkuak

Redaksi

- Editor

Kamis, 26 Juni 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Petugas razia memeriksa distribusi gas LPG subsidi di salah satu pangkalan di Padangsidimpuan.

i

Keterangan Foto : Petugas razia memeriksa distribusi gas LPG subsidi di salah satu pangkalan di Padangsidimpuan.

Padangsidimpuan, KompasReal.com — Razia gabungan yang digelar pada 18 Juni 2025 oleh Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan bersama Pertamina Patra Niaga dan Polri mengungkap fakta penting terkait penyalahgunaan gas LPG 3 Kg bersubsidi.

Hasil razia gabungan menyebutkan, distribusi secara umum berjalan lancar, razia ini menemukan penggunaan ilegal oleh usaha seperti kafe dan laundry yang tidak berhak menerima gas subsidi tersebut.

Gas LPG 3 Kg subsidi seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin, ibu rumah tangga, usaha mikro, petani, dan nelayan. Namun, temuan di lapangan menunjukkan adanya oknum pengusaha yang memanfaatkan gas subsidi secara ilegal.

“Ada kelemahan pengawasan yang selama ini memungkinkan penyalahgunaan gas subsidi,” ungkap Hadyan dari Pertamina Patra Niaga.

Selain penyalahgunaan, sidak lanjutan juga menemukan sejumlah pangkalan menjual LPG 3 Kg di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 17.000 per tabung, dengan harga jual mencapai Rp 20.000 hingga Rp 25.000. Prioritas penjualan di pangkalan pun lebih banyak diberikan kepada pengecer daripada langsung kepada masyarakat yang berhak.

Kondisi ini berdampak langsung pada masyarakat miskin yang berhak menerima subsidi, karena mereka menghadapi kesulitan mendapatkan LPG dengan harga sesuai HET.

Masyarakat pun mempertanyakan mengapa pengawasan baru dilakukan secara intensif saat terjadi kelangkaan, sementara pelanggaran sudah berlangsung lama tanpa tindakan tegas.

Ahmad , Warga di Padangsidimpuan pun mempertanyakan, kenapa pengawasan baru gencar dilakukan saat stok gas subsidi mulai langka dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Seharusnya pengawasan dilakukan secara rutin agar distribusi gas subsidi tepat sasaran dan tidak menimbulkan kelangkaan,” ujarnya menaggapi.

Ia juga dberharap Pemko Padangsidimpuan dapat memperkuat pengawasan secara berkelanjutan dan menegakkan aturan dengan konsisten agar manfaat gas subsidi benar-benar sampai kepada yang berhak.

Baca Juga :  JMSI Tabagsel Jadi Magnet Baru, Pemilik Media Kompak Bersatu

” Kenapa pengawasan baru gencar dilakukan saat warga kesulitan mendapatkannya dan menimbulkan keresahan di masyarakat, padahal bukan rahasia umum selama ini banyak pelanggaran peruntukan yang memakai gas subsidi dilapangan”, ketusnya.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan
Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini
Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165
Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya
Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat
ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia
Tahukah Kamu? Hati Bekerja Tanpa Henti Menjaga Tubuh, Tapi Saat Bermasalah, Gejalanya Sering Tidak Disadari
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:20 WIB

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:02 WIB

Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:47 WIB

Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:57 WIB

Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru