Daftar Sayuran & Buah yang Mengandung Mikroplastik Paling Tinggi

Redaksi

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com – Sejumlah makanan sehari-hari diketahui banyak terkontaminasi oleh mikroplastik. Hal ini diungkap dalam penelitian yang telah terbit di Environmental Research pada Februari 2024 lalu.

Perlu diketahui, mikroplastik adalah jenis partikel plastik berukuran sangat kecil dan tak kasat mata. Mikroplastik dapat masuk ke tubuh karena tak sengaja tertelan ataupun terhirup.

Dalam studi yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Research, para peneliti mengamati lebih dari 12 protein yang umum dikonsumsi, termasuk daging sapi, udang yang dilapisi tepung roti dan jenis udang lainnya, dada ayam dan nugget, daging babi, makanan laut, tahu, dan beberapa alternatif daging nabati, seperti nugget, remah-remah nabati yang mirip dengan daging sapi giling, dan stik ikan nabati. Para peneliti menemukan hampir 90% protein yang diteliti mengandung mikroplastik.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan pada Agustus 2020 yang dipublikasikan di Environmental Science menemukan ada sekitar 52.050 hingga 233.000 partikel plastik berukuran di bawah 10 mikrometer dalam berbagai jenis buah dan sayur.

Apel dan wortel merupakan buah dan sayur yang paling terkontaminasi, dengan lebih dari 100.000 mikroplastik per gram.

Partikel terkecil mikroplastik ditemukan di wortel, sementara potongan plastik terbesar ditemukan di selada.

Studi lain yang dilakukan peneliti dari  Universitas Catania, Italia, juga menemukan partikel plastik kecil dalam buah dan sayuran seperti wortel, selada, apel, dan pir.

Apel memiliki salah satu jumlah mikroplastik tertinggi dalam buah, dengan rata-rata 195.500 partikel plastik per gram, sementara pir rata-rata mengandung sekitar 189.500 partikel plastik per gram.

Brokoli dan wortel terbukti menjadi sayuran yang paling terkontaminasi, dengan rata-rata lebih dari 100.000 partikel plastik per gram.

Dua studi yang diterbitkan sebelumnya menemukan bahwa mikroplastik menembus akar tanaman selada dan gandum, dan nanoplastik diserap oleh akar tanaman. Buah dan sayuran dapat mengakumulasi mikroplastik melalui penyerapan dari air atau tanah yang terkontaminasi mikroplastik.

Baca Juga :  Senam Bersama Meriahkan HUT Bhayangkara ke-79 di Padangsidimpuan

“Saat kita menggigit apel, kemungkinan besar kita juga mengonsumsi mikroplastik,” ujar Sion Chan, juru kampanye Greenpeace Asia Timur yang berkantor Hong Kong.

Sumber: CNBC

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenkes Waspadai Lonjakan Kasus Campak di Indonesia, Termasuk Kasus yang Terjadi di Luar Negeri
Manfaat Kesehatan Tanaman Sarang Semut Papua sebagai Herbal Tradisional
Revolusi Senyap dari Timur: Vaksin Kanker Rusia-China dan Ancaman bagi Hegemoni Farmasi Global
Menjaga Kekuatan Tulang Sejak Dini: Kunci Mencegah Osteoporosis
Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Teh Hijau
Manfaat Tersembunyi Daun Sirih: Dari Kesehatan Mulut hingga Pengendalian Diabetes
Mengenal Hipertensi: Si Pembunuh Senyap dan Cara Mengendalikannya
Manfaat Mengunyah Cengkeh: Lebih dari Sekadar Penyegar Napas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:21 WIB

Kemenkes Waspadai Lonjakan Kasus Campak di Indonesia, Termasuk Kasus yang Terjadi di Luar Negeri

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:23 WIB

Manfaat Kesehatan Tanaman Sarang Semut Papua sebagai Herbal Tradisional

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:21 WIB

Revolusi Senyap dari Timur: Vaksin Kanker Rusia-China dan Ancaman bagi Hegemoni Farmasi Global

Kamis, 23 Oktober 2025 - 20:14 WIB

Menjaga Kekuatan Tulang Sejak Dini: Kunci Mencegah Osteoporosis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 20:04 WIB

Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Teh Hijau

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB