FABEM Inisiasi Gabungan NGO Indonesia: Deklarasi Perang Melawan Korupsi

KompasReal.id

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Jakarta — Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Indonesia (FABEM RI) menginisiasi terbentuknya Gabungan NGO Indonesia dan secara resmi menggelar Deklarasi Nasional “Perang Melawan Korupsi” sebagai bentuk gerakan moral kebangsaan untuk menyelamatkan bangsa dari bahaya laten korupsi yang terus menggerogoti sendi kehidupan negara.

Deklarasi ini diikuti oleh berbagai organisasi masyarakat sipil, lembaga swadaya masyarakat (LSM), aktivis mahasiswa, serta tokoh muda lintas daerah yang berkomitmen untuk bersatu dalam perang melawan korupsi.

Dalam naskah deklarasi disebutkan bahwa korupsi adalah pengkhianatan terhadap rakyat, penghancur moral bangsa, dan ancaman bagi masa depan Indonesia.

Para peserta menegaskan tiga komitmen utama dalam gerakan ini:

  1. Berperang melawan korupsi sampai ke akar-akarnya, dengan menuntut penegakan hukum yang tegas, jujur, dan tanpa pandang bulu.
  2. Membangun budaya bangsa yang bersih, bermoral, dan berintegritas di seluruh lembaga, organisasi, dan sendi kehidupan bernegara.
  3. Menegakkan kepemimpinan yang amanah dan berpihak kepada rakyat, sebagai teladan moral bagi generasi penerus bangsa.

 

Ketua Umum DPP Forum Alumni BEM RI, Zainuddin Arsyad, dalam pernyataannya menegaskan bahwa perang melawan korupsi bukan sekadar slogan, melainkan gerakan moral dan kebangsaan yang harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap cita-cita kemerdekaan. Ia merampas hak rakyat, melemahkan ekonomi, dan menghancurkan kepercayaan publik terhadap negara. Karena itu, kami menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu, berdiri tegak, dan tidak gentar menghadapi para koruptor — kejar mereka walau sampai ke Antartika!” tegas Zainuddin Arsyad.

Ia juga menambahkan bahwa gerakan ini tidak hanya bersifat simbolik, tetapi akan diikuti dengan aksi nyata dan pengawasan sosial di berbagai daerah melalui jaringan NGO dan alumni BEM di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Banjir Bandang & Longsor di Bali dan NTT: 15

Deklarasi diakhiri dengan penandatanganan Komitmen Nasional Gerakan Anti-Korupsi oleh perwakilan organisasi, serta seruan moral:

“Bersatu! Selamatkan Negeri Ini dari Para Koruptor!” (r)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brigjen Pol. Jermias Rontini Resmi Jabat Kapolda Papua Tengah, Putra Asli Papua yang Pecahkan Rekor
Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026
Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret
Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594
Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto Tinjau Langsung Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Papua Selatan  
252 SPPG DI SUMUT DI TUTUP, 6 SPPG DIANTARANYA DI TAPSEL DAN PADANGSIDIMPUAN
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:09 WIB

Brigjen Pol. Jermias Rontini Resmi Jabat Kapolda Papua Tengah, Putra Asli Papua yang Pecahkan Rekor

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:08 WIB

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:16 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB