Bom di Masjid Sekolah Jakarta: Pelajar 17 Tahun Kirim Peringatan Tanpa Jejak Jaringan”

KompasReal.id

- Editor

Jumat, 14 November 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fotho rilis

KompasReal.com Jakarta — Kepolisian Republik Indonesia mengungkap bahwa serangkaian ledakan di masjid sebuah sekolah menengah atas di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Jumat lalu, dilakukan oleh seorang pelajar laki-laki berusia 17 tahun yang bertindak seorang diri.

Dalam konferensi pers pada Selasa, Asep Edi Suheri—Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya—menyatakan bahwa total tujuh bom rakitan ditemukan di lokasi kejadian, empat di antaranya meledak dan menimbulkan puluhan korban luka.
Menurut polisi, bahan pembuatan bom sangat sederhana: baterai 6 volt, jerigen plastik, kawat, paku tajam dan remote kontrol, semuanya dirakit sendiri oleh tersangka.

“Kami telah mengamankan bom-bom aktif yang tidak sempat meledak,” ujar Henik Maryanto dari unit Brimob, “dia membuat sendiri, mengikuti petunjuk dari internet.”
Pemeriksaan lanjut menunjukkan bahwa pelaku tidak terafiliasi dengan jaringan teror formal. “Simbol-simbol dan nama-nama tersebut hanya inspirasi ideologi kekerasan,

namun tidak ada koneksi dengan jaringan teroris,” jelas Mayndra Eka Wardhana, juru bicara satuan antiteror.
Korban luka tercatat mencapai 96 orang, sebagian besar siswa sekolah tersebut, dengan sejumlah mengalami gangguan pendengaran mendadak.

Polisi kini fokus pada dua aspek utama: latar belakang pelaku dan penyebab munculnya ide aksi tersebut. “Dia merasa sendiri dan tidak punya tempat untuk menyampaikan keluhannya,” papar Iman Imanuddin, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

 

Baca Juga :  Karyawan "Disekap" 51 Hari di Padangsidimpuan, Hilang Hak Pilih di Pilkada 2024
Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru