KompasReal.id, Arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan di sejumlah jalur utama, terutama jalan tol Trans Jawa, pelabuhan, dan jalur lintas Sumatera. Kepadatan kendaraan sudah mulai terlihat sejak H+1 Lebaran dan diperkirakan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah melalui Korlantas Polri memprediksi puncak arus balik terjadi dalam dua gelombang, yakni sekitar 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.
Lonjakan ini dipengaruhi masa cuti bersama yang cukup panjang serta pergerakan pemudik yang tidak serentak.
Di sejumlah ruas tol utama seperti Jakarta–Cikampek hingga arah Jawa Tengah, kepadatan mulai terjadi terutama pada jam-jam tertentu. Untuk mengurai kemacetan, polisi kembali menerapkan rekayasa lalu lintas seperti one way (satu arah), contraflow, dan ganjil-genap.
Selain jalur darat, arus balik di pelabuhan penyeberangan juga mulai padat. Kendaraan pribadi dan angkutan umum mendominasi pergerakan pemudik yang kembali ke kota-kota besar, terutama Jakarta dan sekitarnya.
Secara keseluruhan, pemerintah memperkirakan pergerakan masyarakat Lebaran 2026 mencapai lebih dari 140 juta orang, sehingga arus balik tahun ini termasuk tinggi dan perlu diantisipasi dengan perencanaan perjalanan yang matang.
Imbauan untuk Pemudik Arus Balik
Hindari waktu puncak (akhir pekan dan malam hari)
Manfaatkan rest area secara bergantian (tidak terlalu lama)
Pastikan kondisi fisik dan kendaraan prima
Ikuti arahan petugas dan info lalu lintas terbaru
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: Info publik












