​Cegah Keracunan, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Usulkan Skema ‘School Kitchen’ Gantikan Dapur MBG

KompasReal.id

- Editor

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Mataram — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengusulkan perubahan skema penyediaan makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi model ‘School Kitchen’ atau dapur sekolah mandiri.

​Usulan ini disampaikan Mu’ti kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Ide tersebut muncul di tengah upaya pemerintah menyempurnakan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Program MBG, menyusul maraknya kasus keracunan siswa di beberapa daerah.

​”Ini belum keputusan ya, saya sudah sampaikan kepada Pak Kepala BGN, karena kan pelaksanaannya bukan kami, pelaksananya badan gizi. Beliau menyampaikan ‘Pak bagaimana dengan gagasan saya tentang school kitchen itu?’ Nah beliau menyampaikan itu dimungkinkan,” kata Mu’ti saat berkunjung ke Bank NTB Syariah di Mataram, Selasa (21/10/2025).

​Mu’ti menjelaskan bahwa skema school kitchen memungkinkan sekolah untuk mengelola sendiri dapur MBG-nya, berbeda dengan SPPG yang saat ini menyuplai makanan ke banyak sekolah dari satu dapur terpusat.

Syarat dan Peluang Sekolah Mengelola MBG Sendiri:

​Penerapan school kitchen ini, menurut Mu’ti, sangat mungkin dilakukan dengan beberapa syarat:

  1. Penetapan Jumlah Penerima: Jumlah murid penerima MBG di tiap sekolah harus sudah ditetapkan.
  2. Standarisasi Dapur: Dapur sekolah harus distandarisasi dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh BGN.

​Mu’ti menyoroti sekolah berbasis asrama sebagai contoh yang paling siap. Sekolah-sekolah ini dianggap sudah memiliki pengalaman dalam menyediakan makanan siap saji untuk ribuan murid.

​”Terutama misalnya sekolah yang berbasis asrama,” ujarnya. “Itu kan dia ada yang sudah punya (siswa) di atas seribu, sudah punya pengalaman mengelola itu tinggal nanti diberikan supervisi kemudian ditentukan standarnya. Saya kira yang seperti ini kan tidak perlu dikirim dari luar.”

Baca Juga :  Jelang Kongres PWI, Teguh dan Hendry Saksikan Peluncuran Buku Kakek Prabowo

Peran Guru dan Perpres MBG

​Meskipun usulan school kitchen datang dari Kemendikdasmen, Mu’ti menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan Kepala BGN.

​Sementara menunggu keputusan dan terbitnya Perpres baru, guru dan tenaga kependidikan di sekolah sudah bisa dilibatkan untuk membantu distribusi makanan di sekolah dan diberikan honorarium sebesar Rp100 ribu per hari.

​Mu’ti menambahkan, perubahan pola ini merupakan upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah. Ia memastikan bahwa terlepas dari kasus keracunan yang terjadi, program MBG yang menelan dana ratusan triliun rupiah ini tetap menjadi prioritas utama Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran. (KR/db)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru