Ekonomi Indonesia Menguat: Pertumbuhan 5,04% di Triwulan III 2025 Dorong Optimisme Nasional

Redaksi

- Penulis

Sabtu, 15 November 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 KompasReal.com,JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data teranyar yang menunjukkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,04% secara tahunan (y-o-y) pada Triwulan III 2025. Capaian ini dinilai sebagai sinyal positif bahwa fondasi ekonomi nasional tetap kuat di tengah tantangan global, terutama perlambatan ekonomi beberapa negara mitra dagang. Data diambil dari rilis resmi BPS dan Kementerian Keuangan.

BPS menjelaskan bahwa konsumsi rumah tangga menjadi motor utama penggerak ekonomi, didorong peningkatan aktivitas masyarakat, pariwisata dalam negeri, serta melonjaknya transaksi digital sepanjang tahun 2025. Selain itu, momentum belanja pemerintah untuk infrastruktur dan pendidikan juga tercatat memberikan tambahan tenaga pada sisi permintaan nasional.

Di sisi eksternal, kinerja ekspor Indonesia mengalami peningkatan signifikan dengan pertumbuhan sekitar 9,91% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ekspor didorong oleh naiknya permintaan komoditas logam olahan, hasil industri kimia, dan produk makanan-minuman, terutama dari kawasan Asia Timur dan Asia Selatan.

Sektor industri pengolahan tetap menjadi penyumbang terbesar terhadap PDB, tumbuh 5,54% di Triwulan III 2025. Pertumbuhan terutama ditopang oleh industri makanan dan minuman, logam dasar, serta farmasi-kimia, yang dinilai semakin kompetitif berkat ekspansi kapasitas produksi dan peningkatan digitalisasi industri.

Kementerian Keuangan dalam keterangannya menyebutkan bahwa pertumbuhan 5,04% memperlihatkan ketahanan ekonomi yang solid, namun pemerintah diingatkan untuk tetap mengantisipasi risiko eksternal seperti pelemahan ekonomi global, ketidakpastian geopolitik, serta potensi tekanan nilai tukar. Pemerintah memastikan akan menjaga stabilitas harga dan memperkuat perlindungan sosial.

Meski indikator makro menunjukkan hasil positif, analis menilai penting bagi pemerintah untuk terus memperkuat daya saing industri dan mendorong investasi berkualitas. Reformasi struktural dan penajaman kebijakan fiskal dinilai menjadi kunci untuk menjaga momentum pemulihan dan membawa pertumbuhan ekonomi mendekati target jangka panjang.

Baca Juga :  Respons Bencana Batang Toru: Pemerintah Hentikan Operasi Tiga Perusahaan, Audit Lingkungan Jadi Prioritas Utama

Sumber:
– Badan Pusat Statistik (BPS) – Siaran Pers Ekonomi Triwulan III 2025
– Kementerian Keuangan RI – Berita Utama Pertumbuhan Ekonomi Q3 2025.Redaksi KompasReàl.com


 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brigjen Pol. Jermias Rontini Resmi Jabat Kapolda Papua Tengah, Putra Asli Papua yang Pecahkan Rekor
Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026
Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret
Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594
Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto Tinjau Langsung Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Papua Selatan  
252 SPPG DI SUMUT DI TUTUP, 6 SPPG DIANTARANYA DI TAPSEL DAN PADANGSIDIMPUAN
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:09 WIB

Brigjen Pol. Jermias Rontini Resmi Jabat Kapolda Papua Tengah, Putra Asli Papua yang Pecahkan Rekor

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:08 WIB

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:16 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB