Indonesia Impor 1.300 Sapi Perah dari Australia untuk Kejar Swasembada Susu

KompasReal.id

- Editor

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Pemerintah Indonesia mengimpor sekitar 1.300 ekor sapi perah dari Australia sebagai bagian dari program ambisius meningkatkan produksi susu nasional dan mengurangi ketergantungan impor produk olahan susu. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang penguatan sektor peternakan dalam negeri.

Menurut laporan Reuters, impor sapi perah tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan peternak dan perusahaan Australia, dengan tujuan mempercepat peningkatan populasi sapi perah produktif di Indonesia. Program ini ditargetkan mendukung kebutuhan susu nasional yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan konsumsi rumah tangga.

Reuters melaporkan, pemerintah Indonesia menargetkan penambahan hingga satu juta ekor sapi perah dalam lima tahun ke depan, dengan melibatkan peternak lokal dan usaha kecil menengah. Sapi-sapi impor tersebut akan didistribusikan ke berbagai sentra peternakan untuk dikembangbiakkan dan dikelola secara modern.

Kementerian terkait menyatakan bahwa impor ini tidak dimaksudkan untuk mematikan peternak lokal, melainkan sebagai transfer bibit unggul dan teknologi. Pemerintah berharap produktivitas sapi perah nasional dapat meningkat signifikan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas produksi susu segar.

Namun demikian, sejumlah pengamat menilai kebijakan impor sapi perah harus dibarengi dengan kesiapan pakan, kesehatan hewan, dan infrastruktur peternakan. Reuters mencatat bahwa tantangan iklim, biaya logistik, serta adaptasi sapi impor terhadap lingkungan lokal akan menjadi faktor penentu keberhasilan program tersebut ke depan.
(Sumber: Reuters, 2026)

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Sumber Berita: Reuters

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru