KompasReal.id, Sergai , Peta persaingan menuju Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara semakin menarik untuk disimak. Menjelang pelaksanaan konferensi yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026, sejumlah nama mulai menjadi perhatian kalangan insan pers, di antaranya Farianda Putra Sinik dan Rianto, SH., MH. yang akrab disapa Anto Genk.
Meski diprediksi akan saling berhadapan dalam perebutan kursi Ketua PWI Sumut, keduanya justru menunjukkan hubungan yang harmonis dan penuh rasa saling menghormati. Suasana itu terlihat saat Farianda Putra Sinik menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) JMSI Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Farianda menegaskan bahwa kehadirannya di forum tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Ketua JMSI Sumut, Rianto, SH., MH. Ia menepis anggapan bahwa kontestasi organisasi harus mengorbankan persahabatan yang telah terjalin selama ini.
“Saya hadir di sini sebagai bentuk penghormatan kepada sahabat saya, Ketua JMSI Sumut, Rianto. Walaupun nanti kami mungkin akan bertarung di Konferensi PWI Sumut, hubungan persahabatan tetap harus dijaga. Kita siap bersaing secara sehat,” ujar Farianda yang langsung disambut tepuk tangan peserta Rakerda.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa dinamika politik organisasi di tubuh PWI Sumatera Utara diperkirakan berlangsung kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan etika.
Farianda Dorong Konferensi Berjalan Demokratis dan Bermartabat
Farianda menegaskan bahwa Konferensi PWI Sumut harus menjadi momentum demokrasi organisasi yang sehat, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mencederai marwah organisasi.
Menurutnya, setiap anggota yang memenuhi persyaratan memiliki hak yang sama untuk maju sebagai calon Ketua PWI Sumut, tanpa adanya tekanan maupun intimidasi.
“Siapa pun memiliki hak untuk mencalonkan diri, termasuk Rianto, selama memenuhi ketentuan organisasi. Jangan ada yang disakiti, jangan ada fitnah, apalagi bullying. Mari kita ciptakan konferensi yang benar-benar demokratis, jujur, terbuka, dan bermartabat,” tegasnya.
Ucapan tersebut mendapat apresiasi dari peserta yang hadir karena dinilai mencerminkan semangat menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan.
Rianto ‘Anto Genk’ Siap Bertarung, Dinilai Layak Diperhitungkan
Di sisi lain, Ketua JMSI Sumatera Utara, Rianto, SH., MH., secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk ikut berkontestasi dalam pemilihan Ketua PWI Sumut pada Konferensi 10 Oktober 2026 mendatang.
Sosok yang dikenal luas dengan sapaan Anto Genk itu dinilai menjadi salah satu kandidat yang memiliki peluang besar. Selain memimpin JMSI Sumut, Rianto juga dikenal aktif membangun sinergi antarorganisasi pers, memperkuat profesionalisme media, serta mendorong peningkatan kualitas jurnalisme di Sumatera Utara.
Sejumlah kalangan menilai pengalaman organisasi, jejaring yang luas, dan kepemimpinannya selama ini menjadi modal penting yang membuat Rianto layak diperhitungkan sebagai penantang serius dalam bursa calon Ketua PWI Sumut.
Menurut Rianto, perbedaan pilihan dalam organisasi merupakan hal yang wajar selama seluruh proses berlangsung secara sehat dan tetap mengedepankan rasa persaudaraan.
“Kontestasi adalah bagian dari dinamika organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga kebersamaan, sportivitas, serta persaudaraan di antara seluruh insan pers Sumatera Utara. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin, semuanya harus tetap bersatu untuk memajukan PWI,” ujar Rianto.
Persaingan Diprediksi Ketat, Persahabatan Tetap Jadi Prioritas
Semakin dekatnya jadwal Konferensi PWI Sumut membuat dinamika organisasi mulai menghangat. Namun, munculnya komitmen dari dua figur yang diprediksi menjadi kandidat kuat memberikan pesan positif bahwa persaingan tidak harus diwarnai konflik maupun saling menjatuhkan.
Baik Farianda Putra Sinik maupun Rianto sama-sama menegaskan pentingnya menjaga etika organisasi, menghormati seluruh kandidat, dan menjadikan Konferensi PWI Sumut sebagai ajang demokrasi yang melahirkan kepemimpinan terbaik bagi organisasi wartawan terbesar di Sumatera Utara.
Penulis : Kr03
Editor : Emas











