KETIKA JALUR DARAT TERPUTUS, SEBUAH PESAWAT DAN EMPATI MENYELAMATKAN PETANI ACEH—DAN KANTONG JAWA

KompasReal.id

- Editor

Jumat, 19 Desember 2025 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com,Tanpa banyak bicara, langkahnya justru berdampak nyata. Salah satunya: harga cabai di Jawa ikut turun. Bukan karena kebijakan pemerintah. Bukan karena operasi pasar besar-besaran. Tapi karena satu ide sederhana yang dieksekusi dengan cepat.

Lewat sebuah cuplikan video, Ferry Irwandi terlihat berada langsung di lokasi bencana Aceh Tengah. Di tengah kondisi darurat, ia menyoroti satu hal yang luput dari perhatian banyak orang: panen cabai warga yang tetap melimpah. “Walaupun sedang bencana, Aceh Tengah dan Bener Meriah masih menghasilkan komoditas. Salah satunya cabai. Kualitasnya sangat bagus, dan stoknya melimpah,” ujarnya.

Masalahnya bukan produksi. Masalahnya akses. Jalur darat terputus. Petani terisolasi. Cabai menumpuk tanpa bisa dikirim ke luar daerah. Akibatnya? Over supply di tingkat petani. Harga jatuh. Petani tercekik di tengah bencana. Cabai bukan komoditas yang bisa ditahan lama. Semakin lama disimpan, kualitas turun. Harga ikut anjlok.

Melihat situasi itu, Ferry tak berhenti di empati. Ia bergerak ke solusi. Kabar baiknya, pesawat kargo akhirnya diberangkatkan dari Bandara Rembele, mengangkut cabai dari Bener Meriah dan Takengon langsung ke Jakarta. Langkah itu bukan hanya menyelamatkan hasil panen petani Aceh, tapi juga ikut menambah pasokan cabai di Jawa — yang akhirnya berdampak pada penurunan harga di pasar.

“Sekarang saya bersama tim Kitabisa dan para relawan sedang membuka kerja sama dengan pengusaha cabai, pelaku komoditas, dan perusahaan kargo, supaya mekanisme ini bisa berjalan berkelanjutan,” jelas Ferry.

Bantuan tak selalu soal memberi. Kadang yang paling dibutuhkan korban bencana adalah akses agar mereka bisa berdiri lagi dengan keringat sendiri. Dan ketika satu daerah diselamatkan, dampaknya bisa terasa hingga ribuan kilometer jauhnya.KR03

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru