KompasReal.id, Sejumlah mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyampaikan keberatan atas penghentian sementara kegiatan selama masa libur sekolah. Mereka menilai kebijakan tersebut berpotensi mengurangi pendapatan usaha serta memengaruhi keberlangsungan pekerjaan para karyawan yang selama ini terlibat dalam penyediaan makanan bagi siswa.
Para mitra mengungkapkan bahwa operasional dapur dan distribusi makanan telah melibatkan banyak tenaga kerja, mulai dari juru masak, petugas pengemasan hingga distribusi. Ketika program dihentikan sementara, sebagian pekerja terancam kehilangan penghasilan karena berkurangnya aktivitas operasional.
Selain itu, mitra juga mengaku telah melakukan berbagai persiapan, termasuk pengadaan bahan baku dan pengelolaan stok pangan. Penghentian mendadak selama libur sekolah dikhawatirkan dapat menyebabkan kerugian, terutama bagi pelaku usaha kecil yang menjadi pemasok kebutuhan program MBG.
Menanggapi hal tersebut, sejumlah mitra berharap pemerintah dapat mencari solusi alternatif, seperti penyesuaian mekanisme distribusi atau pemberian kompensasi tertentu selama masa libur. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan usaha dan kesejahteraan para pekerja yang terlibat.
Sementara itu, pihak terkait menyatakan akan mengevaluasi berbagai masukan dari mitra pelaksana. Pemerintah menegaskan bahwa tujuan utama program MBG adalah meningkatkan gizi anak-anak sekolah, sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha lokal.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












