Mengintip Strategi Dolly Pasaribu dalam Pilkada Tapsel: Dukungan Perseorangan vs Jalur Partai

KompasReal.id

- Editor

Rabu, 7 Agustus 2024 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : Dolly Pasaribu, seorang Bupati petahana dengan dukungan perseorangan dalam persiapan Pemilihan Kepala Daerah di Tapanuli Selatan Ta. 2024

i

Teks Fhoto : Dolly Pasaribu, seorang Bupati petahana dengan dukungan perseorangan dalam persiapan Pemilihan Kepala Daerah di Tapanuli Selatan Ta. 2024

KompasReal.com, Tapanuli Selatan – Dalam persiapan Pemilihan Kepala Daerah di Tapanuli Selatan, Bupati petahana Dolly Pasaribu telah memperlihatkan langkah strategisnya dengan mencalonkan diri dalam kontestasi politik yang semakin memanas.

Dengan pilihan antara dukungan perseorangan dan jalur partai politik, Dolly Pasaribu harus membuat keputusan yang akan membentuk jalannya menuju kursi kepemimpinan. Publik sudah mengetahui bahwa Dolly pernah mendaftar di sejumlah penjaringan calon Kepala Daerah dan saat ini menunggu keputusan dari partai politik apakah akan menerima atau tidak untuk diusung dalam pendaftaran ke KPU Tapanuli Selatan.

Menyikapi situasi ini, Pengamat Politik Tabagsel, E. Siregar memberikan pandangannya yang bijaksana dan objektif.

Dalam sebuah pernyataan eksklusif, E. Siregar menekankan pentingnya keputusan strategis yang akan diambil oleh Dolly.

“Langkah Dolly dalam memilih jalur kampanye akan menjadi penentu utama dalam memenangkan hati pemilih dan memperkuat posisinya dalam persaingan politik di Tapanuli Selatan,” ujar E. Siregar.

Dari satu sisi, jika Dolly Pasaribu memilih untuk tetap menggunakan jalur perseorangan, terdapat beberapa sisi negatif yang perlu dipertimbangkan. Pertama, Dolly mungkin akan menghadapi tantangan dalam mendapatkan dukungan politik dan sumber daya yang cukup kuat dari partai politik. Hal ini dapat mempengaruhi jangkauan kampanye dan strategi politiknya. Selain itu, Dolly juga harus memastikan bahwa ia dapat mempertahankan dukungan masyarakat yang telah mengantarinya sebagai calon independen, tanpa terpengaruh oleh tekanan politik dari berbagai pihak.

Di sisi lain, terdapat beberapa sisi positif dari memilih jalur perseorangan. Dolly akan dapat mempertahankan citra independensi dan integritasnya sebagai calon yang tidak terikat oleh kepentingan partai politik tertentu. Hal ini dapat menjadi nilai tambah dalam mata pemilih yang mencari pemimpin yang mampu bertindak secara mandiri dan transparan. Selain itu, Dolly juga dapat memanfaatkan kesempatan untuk membangun hubungan langsung dengan masyarakat tanpa harus melalui perantara partai politik.

Baca Juga :  Yonif 123/RW Padangsidempuan Gelar Perayaan HUT dengan Sajian Budaya Etnis dan Artis Ibu Kota

Dari sisi dukungan jalur partai politik, terdapat sisi negatif yang perlu dipertimbangkan. Dolly mungkin akan dihadapkan pada tekanan politik dan kepentingan partai yang dapat membatasi kebebasannya dalam mengambil keputusan. Selain itu, kolaborasi dengan partai politik juga dapat menimbulkan konflik internal antara pendukung perseorangan dan pendukung partai politik yang memiliki pandangan politik yang berbeda.

Namun, dari sisi positif, dukungan dari partai politik, terutama partai penguasa seperti Golkar, dapat memberikan Dolly akses ke sumber daya politik yang kuat, termasuk jaringan politik, dana kampanye, dan dukungan logistik. Dolly juga dapat memanfaatkan platform partai politik untuk mencapai pemilih yang lebih luas dan memperkuat basis dukungan politiknya.

“Dengan demikian, keputusan Dolly Pasaribu dalam memilih jalur kampanye menjadi krusial dalam menentukan arah politiknya dalam Pemilihan Kepala Daerah di Tapanuli Selatan. Semua sisi negatif dan positif perlu dipertimbangkan dengan cermat untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil dapat memperkuat posisinya sebagai calon yang mampu mewakili kepentingan masyarakat secara efektif dan adil.” ujar E. Siregar kepada Wartawan, Selasa 6 Agustus 2024.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani
Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue
Mengarungi Banjir Pertanyaan Pasca-Bencana: Menagih Efektivitas dan Transparansi Konservasi PT Agincourt di Tapsel
Ketua BPD Muara Batang Angkola Klarifikasi Dugaan Bunga Tanah 5 Persen Dalam Aktivitas PETI Tapsel-Madina
Dispora Madina Resmi Buka Open Turnamen Putra Mandiri Cup I Batahan, Diikuti 32 Tim
Tiga Rumah Warga Panyabungan Julu Terbakar, Dua Rumah Terpaksa Dirusak untuk Cegah Api Merembet
Wujud Syukur, Kecamatan Sinunukan Gelar Makan Bersama dan Bubarkan Panitia HUT RI ke-81
Pengibaran Bendera HUT RI ke-81, Camat Naga Juang: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Karya dan Persatuan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WIB

Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue

Kamis, 3 September 2026 - 17:34 WIB

Mengarungi Banjir Pertanyaan Pasca-Bencana: Menagih Efektivitas dan Transparansi Konservasi PT Agincourt di Tapsel

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Ketua BPD Muara Batang Angkola Klarifikasi Dugaan Bunga Tanah 5 Persen Dalam Aktivitas PETI Tapsel-Madina

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Dispora Madina Resmi Buka Open Turnamen Putra Mandiri Cup I Batahan, Diikuti 32 Tim

Berita Terbaru