Mengisi Waktu Ramadan dengan Amal Bermanfaat, Ini Tuntunan Hukum Islam

Redaksi

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Dalam pandangan hukum Islam, setiap waktu yang dilalui seorang Muslim selama Ramadan memiliki nilai ibadah jika diisi dengan amal saleh dan perbuatan yang bermanfaat. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa setiap kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya, terlebih di bulan suci ini yang dikenal sebagai bulan rahmat dan maghfirah.

Menurut para ulama seperti Imam An-Nawawi, seorang Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah di bulan Ramadan, seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, bersedekah, dan menuntut ilmu. Waktu luang yang tidak dimanfaatkan dengan baik bisa menjadi kerugian besar, karena Ramadan hanya datang setahun sekali dan belum tentu setiap orang akan menemuinya kembali di tahun berikutnya.

Dalam hukum Islam, menghabiskan waktu dengan hal-hal mubah (boleh) seperti bekerja, berolahraga ringan, atau berkumpul bersama keluarga tetap diperbolehkan selama tidak melalaikan kewajiban dan tidak mengarah pada maksiat. Namun, para ulama mengingatkan agar umat Islam menghindari perbuatan sia-sia (laghw) seperti bergunjing, bermain berlebihan, atau aktivitas yang dapat mengurangi pahala puasa.

Rasulullah SAW juga mencontohkan bagaimana Ramadan diisi dengan peningkatan kualitas ibadah. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa beliau memperbanyak membaca Al-Qur’an dan bersedekah, bahkan digambarkan lebih dermawan dari angin yang berhembus. Ini menjadi teladan bahwa bulan puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbaiki diri dan memperbanyak amal.

Dengan demikian, hukum Islam menegaskan bahwa menghabiskan waktu di bulan puasa dengan kegiatan yang bermanfaat adalah bagian dari kesempurnaan ibadah. Ramadan seharusnya menjadi ladang pahala dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan diisi dengan kelalaian. Umat Islam diharapkan mampu menjaga waktu, lisan, dan perbuatan agar puasa yang dijalani benar-benar bernilai di sisi-Nya.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cahaya Kemenangan di Bulan Suci
Jangan Lupa, Limpahkan Amal
Berbagi Takjil, Berbagi Berkah 
Malam Nuzulul Qur’an: Kelebihan dan Makna
Aturan Puasa di Malaysia yang Bikin Kaget! 
Ujian dari Allah: Kesempatan untuk Meningkat
Puasa, Iman, dan Transformasi Diri”
Berburu Takjil di Seputaran Mesjid Agung Alabror Kota Padangsidimpuan Menjelang Maghrib 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:39 WIB

Cahaya Kemenangan di Bulan Suci

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:50 WIB

Jangan Lupa, Limpahkan Amal

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:11 WIB

Berbagi Takjil, Berbagi Berkah 

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:46 WIB

Malam Nuzulul Qur’an: Kelebihan dan Makna

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:40 WIB

Aturan Puasa di Malaysia yang Bikin Kaget! 

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB