Menkeu Purbaya Optimalkan Kawasan Industri Rokok: Tarik yang Ilegal Jadi Legal!

KompasReal.id

- Editor

Minggu, 28 September 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

i

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

KompasReal.com, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa punya jurus jitu untuk meningkatkan pendapatan negara dan menertibkan industri rokok!

Ia akan mengoptimalkan keberadaan kawasan aglomerasi pabrik hasil tembakau (APHT), yang ia sebut sebagai “kawasan khusus” bagi industri hasil tembakau.

Tujuannya?

Menarik produsen rokok ilegal untuk menjadi legal dengan memenuhi ketentuan produksi, termasuk kewajiban memasang pita cukai. Dengan kata lain, memberikan insentif agar mereka masuk ke sistem dan berkontribusi pada negara.

“Di sana nanti di satu tempat akan ada mesin, gudang, pabrik, dan bea cukai. Konsepnya adalah sentralisasi plus one stop services,” jelas Purbaya, dikutip Minggu (28/9/2025).

Bukan Cuma untuk yang Gede!

Purbaya menegaskan bahwa APHT ini bukan hanya untuk membela perusahaan rokok besar saja, tetapi juga memberikan kesempatan bagi produsen kecil untuk berkembang dan bersaing secara sehat.

“Jadi kita tidak hanya membela perusahaan-perusahaan yang besar saja, tapi yang kecil juga bisa masuk ke sistem. Dan tentunya harus bayar cukai kan, kita atur supaya mereka bisa berkompetisi cukup dengan perusahaan-perusahaan besar,” tegasnya.

Perluas APHT, Berantas Rokok Ilegal!

Saat ini, kawasan khusus industri hasil tembakau sudah berdiri di lima tempat, seperti Kudus (Jawa Tengah) dan Pare-Pare (Sulawesi Selatan). Ke depan, Purbaya memastikan akan memperluas keberadaannya.

Kebijakan ini akan diiringi dengan pemberantasan rokok ilegal secara besar-besaran. “Jadi yang jelas, penindakan terhadap rokok gelap akan amat signifikan ke depan. Jadi mereka jangan main-main, tapi kita kasih ruang mereka untuk hidup juga,” ujar Purbaya.

UMKM Rokok Juga Bisa Masuk Sistem!

Purbaya juga ingin memastikan bahwa UMKM rokok juga bisa masuk ke sistem secara fair dan membayar pajak. “Tapi saya dengar, kecil-kecil itu puluhan miliar. Jadi nggak kecil-kecil amat rupanya mereka,” seloroh Purbaya.

Baca Juga :  Kejanggalan Data PBI: Jika 143,9 Juta Penerima, Separuh Penduduk RI Masuk Kategori Tidak Mampu

APHT: Solusi untuk Pengusaha Kecil dan Menengah

Sebagai informasi, sejak 2023, Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Kudus telah resmi menjadi APHT pertama di Indonesia.

Hal ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan berusaha bagi pengusaha pabrik hasil tembakau (HT) pada skala industri kecil dan menengah.

APHT adalah pemusatan pabrik hasil tembakau skala kecil dalam suatu tempat agar lebih berkembang.

Dengan langkah ini, Menkeu Purbaya berharap dapat menciptakan iklim usaha yang lebih sehat dan meningkatkan pendapatan negara dari sektor industri hasil tembakau. (KR/CNBC)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan
Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga
MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 
Klaim Mobil Dipasangi Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sorotan Netizen
Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026, Kodam XVIII/Kasuari Tegaskan Seleksi Transparan dan Berkualitas
Wujud Kepedulian Sesama, Kodam XII/Tanjungpura Bagikan Nasi Kotak dalam Aksi Jumat Berkah
TNI AL Satgas Yonif 2 Marinir dan Kodim 1703/Deiyai Bersinergi Bangun Harapan Warga Melalui Jembatan Garuda
Gagalkan Peredaran Narkoba Skala Besar, Kodam XII/Tpr Amankan 21,4 Kg Sabu dan Serahkan WNA Malaysia ke BNNP Kalbar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:43 WIB

Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:23 WIB

Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 

Senin, 15 Juni 2026 - 01:23 WIB

Klaim Mobil Dipasangi Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sorotan Netizen

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:20 WIB

Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026, Kodam XVIII/Kasuari Tegaskan Seleksi Transparan dan Berkualitas

Berita Terbaru