KompasReal.id, PADANGSIDIMPUAN – Khatib dalam Mimbar Jumat mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan akhlak, adab, dan etika sebagai landasan utama dalam kehidupan. Dalam khutbahnya disampaikan bahwa ilmu yang tinggi tidak akan membawa keberkahan apabila tidak disertai akhlak yang mulia. Sebaliknya, seseorang yang memiliki adab dan etika akan lebih mudah mengamalkan ilmu secara benar dan bermanfaat bagi masyarakat.
Khatib menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam, adab merupakan pintu menuju ilmu. Banyak ulama terdahulu lebih dahulu mempelajari adab sebelum mendalami berbagai disiplin ilmu. Dengan akhlak yang baik, seseorang akan menghormati orang tua, guru, sesama manusia, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan lingkungan.
Selain itu, jemaah diingatkan bahwa kemajuan teknologi dan pendidikan tidak boleh mengikis nilai-nilai moral. Fenomena saling menghina di media sosial, menyebarkan fitnah, hingga lunturnya rasa hormat kepada sesama menjadi bukti bahwa ilmu tanpa akhlak dapat menimbulkan kerusakan. Karena itu, etika harus menjadi pedoman dalam setiap ucapan dan tindakan.
Khatib juga mengajak para orang tua untuk menanamkan pendidikan akhlak sejak dini kepada anak-anak. Menurutnya, keluarga merupakan madrasah pertama yang membentuk karakter generasi penerus bangsa. Sekolah dan lingkungan masyarakat kemudian menjadi pelengkap dalam membangun pribadi yang berilmu sekaligus berakhlak mulia.
Di akhir khutbah, seluruh jemaah diajak untuk terus memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, serta menjaga adab dalam setiap aspek kehidupan. Dengan memadukan ilmu, akhlak, dan etika, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mulia dalam perilaku, sehingga mampu membawa keberkahan bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












