Mulai 1 Oktober 2025, Sistem Digital “All Indonesia” Berlaku Penuh di Seluruh Pintu Masuk Negara

KompasReal.id

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan penerapan penuh sistem digital “All Indonesia” di seluruh bandara, pelabuhan internasional, hingga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) mulai 1 Oktober 2025.

Langkah ini menandai era baru modernisasi layanan di pintu masuk Indonesia, menjanjikan proses yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.

“All Indonesia” adalah platform kolaborasi antara Bea Cukai, Imigrasi, Kementerian Kesehatan, dan Badan Karantina Indonesia, dirancang untuk mempermudah pengisian dokumen kedatangan bagi penumpang dan awak sarana pengangkut, termasuk pengisian Electronic Customs Declaration (E-CD) sebelum tiba di Indonesia. Layanan ini terbuka bagi WNI maupun wisatawan asing.

Sebelum penerapan penuh, sistem ini telah diuji coba sejak 24 Juli 2025 di bandara internasional seperti Soekarno-Hatta, Juanda, dan Ngurah Rai, khususnya pada penerbangan Garuda Indonesia.

Selanjutnya, mulai 1 September 2025, cakupan diperluas ke pintu masuk utama lainnya, termasuk pelabuhan internasional di Batam (Batam Center, Harbour Bay, Nongsa Pura, Sekupang, Marina Batam, dan Goldcoast Bengkong).

“Mulai 1 Oktober 2025, ‘All Indonesia’ akan diberlakukan secara penuh di seluruh bandara dan pelabuhan internasional, termasuk di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar,” tegas Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Kanwil Bea Cukai Aceh, Muparrih, dalam keterangan resminya baru-baru ini.

Aplikasi “All Indonesia” dapat diunduh melalui Play Store dan App Store, serta diakses melalui situs resmi allindonesia.imigrasi.go.id.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap situs palsu yang mengatasnamakan aplikasi resmi, seperti edocsllc.online, yang terindikasi sebagai modus penipuan.

Transformasi layanan ini diharapkan dapat memperlancar arus kedatangan, meningkatkan keamanan, dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi seluruh penumpang, baik domestik maupun mancanegara.

Sistem digital terintegrasi ini diyakini akan meningkatkan efisiensi dan keandalan koordinasi antarinstansi di seluruh pintu masuk negara. (KR/IDN)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brigjen Pol. Jermias Rontini Resmi Jabat Kapolda Papua Tengah, Putra Asli Papua yang Pecahkan Rekor
Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026
Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret
Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594
Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto Tinjau Langsung Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Papua Selatan  
252 SPPG DI SUMUT DI TUTUP, 6 SPPG DIANTARANYA DI TAPSEL DAN PADANGSIDIMPUAN
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:09 WIB

Brigjen Pol. Jermias Rontini Resmi Jabat Kapolda Papua Tengah, Putra Asli Papua yang Pecahkan Rekor

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:08 WIB

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:16 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB