Pemda TTS Kirim Sampel MBG Penyebab Keracunan 331 Siswa ke BPOM

Redaksi

- Editor

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Kupang – Dinas Kesehatan Timor Tengah Selatan (TTS), NTT, telah mengirim sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal ke Balai POM Kupang untuk diperiksa.

Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay dalam keterangannya kepada CNN Indonesia, Sabtu (4/10) sore mengatakan Dinkes telah mengambil sampel makanan dari SPPG atau dapur umum.

“Sudah diambil (dari SPPG) sampel makanan dan juga air yang digunakan untuk memasak,” kata Army dihubungi melalui telepon.

Pemeriksaan sampel makanan tersebut akan mengungkap penyebab terjadinya keracunan terhadap 331 orang penerima manfaat MBG yang terjadi di Kota SoE pada Jumat (3/10).

“Hasilnya nanti akan bisa tahu penyebab pastinya terjadinya keracunan massal tersebut,” ucapnya.

Army mengatakan berdasarkan data yang diperoleh sampai Jumat (3/10) pukul 18.00, jumlah korban keracunan mencapai 331 orang, dan belum ada laporan penambahan korban.

Dia menjelaskan dengan adanya peristiwa tersebut maka pengawasan terhadap dapur umum/SPPG akan semakin diperketat. Pihaknya juga akan membentuk tim untuk melakukan pengawasan dari Dinas Kesehatan dan dinas terkait agar kasus serupa tidak terulang kembali.

“Yang jelas ini jadi bahan pelajaran untuk semua pihak, dan kami akan melakukan rapat koordinasi agar kasus serupa tidak lagi terjadi,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan TTS, dr. R. A. Karolina Tahun yang dihubungi terpisah menyampaikan sampel berupa makanan, air dan food tray sudah dikirim ke BPOM untuk proses pemeriksaan laboratorium di BPOM Kupang.

“Iya sudah, tadi malam sudah diambil dan dikirim ke Badan POM,” ucapnya.

Sebelumnya kasus keracunan diduga kuat akibat menyantap MBG yang terjadi di Kota SoE, TTS pada Jumat mengakibatkan 331 orang terdampak, berasal dari 12 lokasi yang mendapat jatah MBG yang disediakan oleh SPPG Kota SoE 1 yakni empat Sekolah Dasar (SD), dua taman kanak-kanak (TK), satu PAUD, satu SMA dan empat posyandu.

Baca Juga :  Bupati Tapsel Tinjau Program Makanan Bergizi Gratis di SDN 101216 Situmba

Korban keracunan mengalami gejala mual, muntah, sesak napas, perut melilit dan ada yang diare. Mereka pun menjalani perawatan medis di empat posko kejadian luar biasa (KLB) diantaranya adalah Posko RSUD SoE, Posko Polres TTS, Posko SD GMIT SoE 2 dan Posko Puskesmas Kota Soe.

Posko RSUD sebelumnya merawat 154 orang, posko Polres TTS 15 orang, Posko SD GMIT SoE 2 merawat 152 orang dan Posko Puskesmas Kota SoE merawat 10 orang.

Para korban terdampak tersebut diduga alami keracunan dari MBG dari penyedia atau SPPG Kota Soe 1 yang berada dibawah Yayasan Peduli Timorana Mandiri.

SPPG tersebut dari data yang diperoleh melayani 3026 penerima manfaat di 12 lokasi tersebut.

Berikut lokasi dan jumlah penerima manfaat yang mengalami keracunan:

  1. SD GMIT Soe 2 : 195 orang
  2. SD Oenasi : 44 orang
  3. SD Inpres Soe : 33 orang
  4. SD Advent : 14 orang
  5. Posyandu Kota Baru : 6 orang
  6. Posyandu Bhayangkari: 3 orang
  7. Pasyandu Nonohonis : 1 orang
  8. Posyandu Maleset : 12 orang
  9. SMA Karya : 1 orang
  10. Paud Cendana : 1 orang
  11. TK Et Labora : 1 orang
  12. TK Oenasi : 20 orang.

(KR/cnn)

 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan
Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga
MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 
Klaim Mobil Dipasangi Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sorotan Netizen
Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026, Kodam XVIII/Kasuari Tegaskan Seleksi Transparan dan Berkualitas
Wujud Kepedulian Sesama, Kodam XII/Tanjungpura Bagikan Nasi Kotak dalam Aksi Jumat Berkah
TNI AL Satgas Yonif 2 Marinir dan Kodim 1703/Deiyai Bersinergi Bangun Harapan Warga Melalui Jembatan Garuda
Gagalkan Peredaran Narkoba Skala Besar, Kodam XII/Tpr Amankan 21,4 Kg Sabu dan Serahkan WNA Malaysia ke BNNP Kalbar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:43 WIB

Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:23 WIB

Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 

Senin, 15 Juni 2026 - 01:23 WIB

Klaim Mobil Dipasangi Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sorotan Netizen

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:20 WIB

Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026, Kodam XVIII/Kasuari Tegaskan Seleksi Transparan dan Berkualitas

Berita Terbaru