PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Vritime

- Editor

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id – Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Pertamina Foundation menghadirkan inovasi sistem pemantauan keanekaragaman hayati berbasis artificial intelligence (AI) bernama PF-Lestari.

Didukung teknologi AI dan analisis spasial, PF-Lestari mampu mengukur indeks kesehatan vegetasi, mendeteksi perubahan tutupan lahan, hingga melakukan estimasi jumlah pohon (tree count).

Platform ini juga didukung fitur pemetaan presisi yang memungkinkan pengguna mengamati profil tutupan lahan dan topografi secara lebih komprehensif. Dengan beragam fitur tersebut, PF-Lestari mampu mempermudah inventarisasi digital jenis tanaman, riwayat perawatan, hingga memetakan potensi awal penyerapan karbon di area penanaman.

Agus menambahkan bahwa inovasi PFLestari berangkat dari tantangan pengelolaan data kehati yang tidak terpusat hingga sulitnya mendapatkan visualisasi kondisi aktual secara berkala.

“Melalui PF-Lestari, kami mengintegrasikan proses pemantauan, analisis, dan pelaporan agar berjalan lebih efisien dan akurat. Saat ini, PF-Lestari telah diimplementasikan di berbagai area program Hutan Lestari yang dikelola PF untuk mendukung rehabilitasi lahan kritis di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK),” ujar President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari,Jumat (03/07).

Dengan teknologi yang dimiliki, PF-Lestari mendukung pendataan penanaman pohon endemik dan multi-purpose tree species (MPTS), sekaligus memperkuat fungsi riset serta edukasi kehutanan.

PF-Lestari juga memiliki dashboard terintegrasi juga memungkinkan pengelolan data lapangan, estimasi keberhasilan tumbuh (survival rate), hingga potensi cadangan karbon menjadi lebih efisien, dan proses evaluasi program yang lebih terukur dan akuntabel.

“Potensi PF-Lestari menghasilkan Value Creation Rp2,19 miliar, didukung oleh replikasi internal, ekspansi ke Pertamina Group, dan komersialisasi eksternal,” ucap Agus.

Inovasi PF-Lestari diapresiasi dalam ajang Annual Pertamina Quality Award (APQA) 2026 dengan meraih predikat Platinum kategori PC-Prove.

Baca Juga :  SP BRI Region 6 Gelar MCU untuk 100 Pekerja

APQ Awards merupakan ajang penganugerahan terhadap implementasi Quality khususnya implementasi 4 Pilar Manajemen Kualitas di Lingkungan PT Pertamina (Persero). APQ Awards merupakan agenda tahunan yang berjalan sejak tahun 2010.

“Ini merupakan kali pertama Pertamina Foundation berpartisipasi dalam APQA dan langsung berhasil meraih predikat Platinum. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa inovasi yang kami kembangkan telah memenuhi standar kualitas tinggi, sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dalam mendukung program lingkungan yang lebih akuntabel dan berkelanjutan,” tutup Agus.

Melalui pemanfaatan PF-Lestari, inisiatif pelestarian lingkungan diharapkan semakin kuat dari sisi perencanaan hingga pelaporan. Data yang terdokumentasi ini sejalan dengan Asta Cita terkait penguatan ketahanan lingkungan, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), 14 (Ekosistem dan poin 15 (Ekosistem Daratan).

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasar Crypto Semakin Dinamis, Bittime Hadirkan Program Berhadiah $HYPE hingga Sepuluh Juta Rupiah
Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat
Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira
Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru
ETF Bitcoin Kehilangan US$450 Juta Setelah Clarity Act Gagal Melaju di Senat AS
LRT Jabodebek Hadirkan Layar Interaktif, Permudah Pengguna Akses Informasi di Stasiun
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
Photogrammetry Drone: Mengubah Foto Udara Menjadi Peta dan Model 3D yang Akurat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:07 WIB

Pasar Crypto Semakin Dinamis, Bittime Hadirkan Program Berhadiah $HYPE hingga Sepuluh Juta Rupiah

Minggu, 20 September 2026 - 18:58 WIB

Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat

Minggu, 20 September 2026 - 12:25 WIB

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

ETF Bitcoin Kehilangan US$450 Juta Setelah Clarity Act Gagal Melaju di Senat AS

Minggu, 20 September 2026 - 11:43 WIB

LRT Jabodebek Hadirkan Layar Interaktif, Permudah Pengguna Akses Informasi di Stasiun

Berita Terbaru