Target Pensiunmu di Usia Berapa?

Vritime

- Editor

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id – Pensiun mungkin masih terasa jauh, terutama jika kamu masih berada di usia produktif. Namun, semakin cepat menentukan target usia pensiun, semakin mudah menyusun persiapannya.

Misalnya, kamu ingin berhenti bekerja di usia 55 tahun. Artinya, kamu punya waktu tertentu untuk menyiapkan dana yang akan digunakan setelah tidak lagi memiliki penghasilan rutin.

Karena itu, memiliki tabungan target sejak sekarang dapat membantu membuat rencana pensiun menjadi lebih terarah.

Tentukan Dulu Target Usia Pensiun

Tidak ada satu angka yang cocok untuk semua orang. Usia pensiun dapat disesuaikan dengan kondisi pekerjaan, kebutuhan hidup, kondisi finansial, dan rencana pribadi.

Coba tanyakan pada diri sendiri:

Di usia berapa saya ingin berhenti bekerja?

Setelah menentukan target usia, hitung berapa tahun lagi yang kamu miliki untuk mempersiapkan dana.

Misalnya:

Usia sekarang: 30 tahun

Target pensiun: 55 tahun

Waktu persiapan: 25 tahun

Angka tersebut kemudian bisa menjadi dasar untuk menyusun target tabungan.

Hitung Kebutuhan Setelah Pensiun

Menentukan usia pensiun saja belum cukup. Kamu juga perlu memperkirakan kebutuhan hidup setelah pensiun.

Coba catat pengeluaran yang kemungkinan tetap ada, seperti:

– Kebutuhan sehari-hari

– Tempat tinggal

– Listrik dan air

– Makanan

– Transportasi

– Kesehatan

– Hobi dan rekreasi

– Kebutuhan keluarga

Kamu juga bisa mempertimbangkan gaya hidup yang ingin dijalani setelah pensiun.

Apakah ingin tetap tinggal di kota? Sering bepergian? Menjalankan hobi? Atau memiliki usaha kecil?

Semakin jelas gambaran kehidupan setelah pensiun, semakin mudah menentukan target dana yang perlu disiapkan.

Menurut Kalian, Bagaimana Caranya agar Tabungan Cepat Terkumpul?

Pertanyaan “menurut kalian bagaimana caranya agar tabungan cepat terkumpul?” sering muncul ketika seseorang mulai memiliki target keuangan.

Jawabannya bukan selalu dengan menabung dalam jumlah besar sekaligus. Kebiasaan menabung secara rutin juga dapat membantu.

Baca Juga :  BRI Region 6 dan BPBD Jaksel Uji Kesiapsiagaan Operasional Melalui Simulasi BCM

1. Tentukan Nominal Rutin

Tentukan jumlah yang realistis untuk disisihkan setiap bulan.

Misalnya, kamu menetapkan nominal tertentu setiap kali menerima penghasilan. Perlakukan dana tersebut sebagai bagian dari kebutuhan rutin, bukan uang yang baru ditabung jika ada sisa.

2. Pisahkan Tabungan dari Uang Harian

Salah satu cara sederhana adalah memisahkan dana tabungan dari rekening yang digunakan untuk transaksi sehari-hari.

Dengan begitu, dana yang sudah disiapkan untuk tujuan tertentu tidak mudah tercampur dengan pengeluaran lainnya.

3. Buat Tabungan Berdasarkan Tujuan

Menabung akan terasa lebih terarah ketika memiliki tujuan yang jelas.

Misalnya:

Dana pensiunTarget usia 55 tahun

Dana liburanTarget perjalanan tahun depan

Dana pendidikanTarget biaya pendidikan

Dana rumahTarget uang muka

Cara ini membuat tabungan tidak terasa sebagai angka yang abstrak. Ada tujuan yang ingin dicapai di balik setiap nominal.

Gunakan Tabungan Online untuk Menabung Lebih Praktis

Perkembangan layanan perbankan digital membuat aktivitas menabung dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Dengan tabungan online, kamu dapat mengakses rekening melalui aplikasi dan memantau saldo tanpa harus datang ke kantor cabang.

Salah satu pilihan yang dapat digunakan untuk kebutuhan menabung adalah Tabungan NOW dari neobank.

Tabungan NOW merupakan produk tabungan digital yang dapat digunakan untuk menyimpan dana dan membantu mengelola kebutuhan finansial sehari-hari. Tabungan NOW juga menawarkan bunga harian dan tanpa biaya administrasi, sesuai dengan ketentuan produk yang berlaku.

Dengan rekening yang mudah diakses melalui aplikasi, kamu dapat memantau perkembangan tabungan secara berkala.

Mulai dari Target yang Realistis

Target pensiun tidak harus langsung menghasilkan angka yang besar, tapi memiliki tujuan dan mulai membangun kebiasaan.

Misalnya, jika target pensiun masih 20 atau 30 tahun lagi, kamu memiliki waktu lebih panjang untuk membangun tabungan secara bertahap.

Baca Juga :  BRI Branch Office Veteran Jalin Kolaborasi dengan PT Praba Cipta Mandiri untuk Dukungan Pembiayaan Proyek APBN Pembuatan Kapal Polri

Kamu juga dapat mengevaluasi target setiap beberapa waktu. Penghasilan, kebutuhan, dan kondisi kehidupan dapat berubah sehingga rencana keuangan juga perlu disesuaikan.

Jadi, Target Pensiunmu di Usia Berapa?

Menentukan usia pensiun adalah langkah awal untuk membuat rencana keuangan jangka panjang.

Mulai dengan menentukan target usia, memperkirakan kebutuhan setelah pensiun, lalu membuat target tabungan yang realistis. Setelah itu, bangun kebiasaan menabung secara konsisten.

Tidak perlu menunggu sampai mendekati usia pensiun untuk mulai memikirkan dana tersebut. Semakin awal kamu menentukan tujuan, semakin panjang waktu yang tersedia untuk mempersiapkannya.

Dengan Tabungan NOW, kamu dapat mengelola tabungan secara digital dan memantau perkembangan dana melalui aplikasi neobank sesuai kebutuhanmu.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY).

*)Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kinerja Terjaga, KAI Logistik Catat Kelola 12,7 Juta Ton Barang hingga Agustus
Kemitraan Akarsa Garment dan Alas Kaki Tangguh Dorong Manufaktur Terintegrasi
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas
Wujudkan Motor Baru untuk Mobilitas Harian, BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 0,7%
Memimpin Dimulai dari Mengenal Diri: KEYSTONE 2026 Bekali Mahasiswa Baru UPH Menjadi Pemimpin Masa Depan yang Berdampak
Bitcoin-Ethereum Terkoreksi, Pelaku Pasar Cermati Suku Bunga The Fed
THINC Indonesia 2026 Mengungkap Masa Depan Hospitality dan Destinasi Baru
Hisense Hadirkan True-to-Life Color, Kenyamanan Mata, dan Hiburan Imersif di IFA 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:52 WIB

Kinerja Terjaga, KAI Logistik Catat Kelola 12,7 Juta Ton Barang hingga Agustus

Kamis, 17 September 2026 - 18:25 WIB

Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Kamis, 17 September 2026 - 18:01 WIB

Wujudkan Motor Baru untuk Mobilitas Harian, BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 0,7%

Kamis, 17 September 2026 - 17:51 WIB

Memimpin Dimulai dari Mengenal Diri: KEYSTONE 2026 Bekali Mahasiswa Baru UPH Menjadi Pemimpin Masa Depan yang Berdampak

Kamis, 17 September 2026 - 15:08 WIB

Bitcoin-Ethereum Terkoreksi, Pelaku Pasar Cermati Suku Bunga The Fed

Berita Terbaru