Wabup Tapsel: Pembangunan Berkeadilan Butuh Tata Ruang Tertata, Fokus KP RTRW Tapsel

Paruhum Nasution

- Editor

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Tapanuli Selatan – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terus mematangkan langkah strategis dalam penataan ruang wilayah.

Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, yang diwakili Wakil Bupati H. Jafar Syahbudin Ritonga, secara resmi membuka Konsultasi Publik (KP) ke-2 penyusunan revisi Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) pada Kamis (18/12/2025) di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tapsel.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa revisi RTRW adalah dokumen strategis yang akan berdampak luas pada berbagai sektor pembangunan, mulai dari permukiman, pertanian, hingga penyediaan infrastruktur dasar.

Karakteristik geografis Tapsel yang didominasi kawasan perbukitan dan lereng curam, menurutnya, membutuhkan pengaturan ruang yang tegas, terukur, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

“Jika tidak diatur secara jelas dan tegas, kondisi geografis ini berpotensi meningkatkan risiko bencana seperti tanah longsor, sekaligus memperparah kerusakan lingkungan,” tegas Jafar Syahbudin.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penyusunan RTRW harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tapsel, yang mengusung visi pembangunan berdaya saing dan berkeadilan.

“Pembangunan yang berdaya saing dan berkeadilan hanya dapat terwujud jika didukung struktur dan pola ruang yang tertata dengan baik, aman dari bencana, serta mampu melindungi sumber-sumber kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Melalui KP ke-2 ini, pemerintah juga menegaskan komitmen memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor. Wakil Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan dari perangkat daerah hingga kecamatan untuk memberikan masukan konstruktif, terutama terkait mitigasi bencana, pengendalian pemanfaatan ruang, dan penegasan batas serta fungsi kawasan.

“Masukan dari seluruh stakeholder akan menjadi unsur penting dalam penyempurnaan dokumen revisi RTRW,” tambahnya.

Baca Juga :  Seratus Dua Puluh Siswa Padangsidimpuan Belajar Mengenal Bahaya Narkoba dan Pentingnya Jajanan Sehat

Ia juga menyoroti kondisi pascabencana yang berdampak pada perubahan rencana tata ruang. Beberapa kawasan seperti Desa Hapesong Baru dan Tandihat direncanakan sebagai lokasi relokasi pengungsi dan pengembangan permukiman baru, sehingga memerlukan penyesuaian dalam dokumen RTRW.

“Inilah momen terbaik bagi kita semua untuk memberikan masukan sebanyak-banyaknya, agar rencana tata ruang ke depan benar-benar menjawab kebutuhan daerah, khususnya akibat dampak bencana yang terjadi baru-baru ini,” tutup Wakil Bupati.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan berita acara oleh Wakil Bupati, didampingi Kepala Bappeda, Kadis Lingkungan Hidup, perwakilan Kadis PUPR, camat, dan NGO. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan perwakilan camat se-Kabupaten Tapsel. (KR/r)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gus Irawan Dorong 47 Hektare Potensi TORA di Arse Masuk Reforma Agraria, Targetkan Penataan Akses 200 KK
PAD Hanya Tercapai 77 Persen, Fraksi Golkar Soroti Lemahnya Kinerja Walikota Padangsidimpuan
Aek Bilah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ ke-58 Tingkat Kabupaten Tapsel Tahun 2026
Wabup Tapsel Ikuti Konsultasi Publik RKPD Sumut 2027, Sinkronkan Perencanaan Pembangunan
Momen Isra’ Mi’raj di Tapsel: Membangun Iman dan Mempercepat Pemulihan 14 Kecamatan Terdampak
Percepat Pemulihan Pangan, Wabup Tapsel Hadiri Groundbreaking Rehabilitasi Sawah di Tapteng
Sinergi Tapsel dan Pusat: Kejar Target Rampungkan Huntara Akhir Januari 2026
Tapsel Targetkan Swasembada Pangan 2026 Melalui Panen Raya Jagung Kuartal I.
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:20 WIB

Bupati Gus Irawan Dorong 47 Hektare Potensi TORA di Arse Masuk Reforma Agraria, Targetkan Penataan Akses 200 KK

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:55 WIB

PAD Hanya Tercapai 77 Persen, Fraksi Golkar Soroti Lemahnya Kinerja Walikota Padangsidimpuan

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:56 WIB

Aek Bilah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ ke-58 Tingkat Kabupaten Tapsel Tahun 2026

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:05 WIB

Wabup Tapsel Ikuti Konsultasi Publik RKPD Sumut 2027, Sinkronkan Perencanaan Pembangunan

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:27 WIB

Momen Isra’ Mi’raj di Tapsel: Membangun Iman dan Mempercepat Pemulihan 14 Kecamatan Terdampak

Berita Terbaru